2017, Tanjab Barat Target PAD Rp 90 Miliar

banner 468x60)

img-20170107-wa0004rakyatjambi.co, KUALA TUNGKAL- Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Provinsi Jambi, menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) dari penerimaam pajak tahun 2017 mencapai Rp 90 miliar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanjabbar, H. Ambok Tuo saat dijumpai Halo Jambi diruang kerjanya,beberapa waktu lalu mengatakan, target penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) tahun ini mengelami kenaikkan sekitar Rp 16 miliar dari sebelumnya yang hanya Rp 74 miliar.

Penerimaan PAD tersebut diharapkan terealisasi dengan baik karena tahun 2016 lalu melebihi target yang ditetapkan, Karena nya PAD tahun 2017 yang ditargetkan Rp 90miliar dipastikan melebihi target karena berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya.”Jadi PAD kita, kita menargetkan sebenarnya Rp 94 miliar. Tapi didalam pembahasan akgirnya APBD sudah diputuskan bahwa target kita menjadi Rp 90 miliar, meningkatnya cukup signifikan,”kata Ambok Tuo.

Menurut Ambok, selama ini manfaat membayar pajak daerah dapat mendukung proses percepatan pembangunan yang saat ini dilaksanakan Bupati Tanjabbar, H. Safrial. Apalagi saat ini Kabupaten Tanjabbar masuk dalam kategori daerah yang memiliki potensi perekonomian cukup menjanjikan di Provinsi Jambi, salah satunya dengan memiliki banyak lokasi pelabuhan. Oleh sebab itu, penerimaan PAD dinilai cukup penting untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.”Salah satunya pak bupati minta supaya pelabuhan CPO itu, mau dia pribadi mau dia digarap siapapun yang penting dia bongkar muatnya diwilayah kita, sehingga kita nanti bisa mendapatkan semacam fasilitas untuk menunjang PAD, itu upaya kita,”jelasnya.

Selain pelabuhan CPO, Tanjabbar saat ini telah memiliki pelabuhan roro yang diprediksi mampu mendongkrak peningkatan pendapatan PAD, disamping pendapatan dari pajak hotel, rumah makan atau lestoran, reklame, penerangan jalan, pengambilan sarang burung walet serta pajak bumi dan bangunan.”Target PAD itu pajak dan retrebusi. Pelabuhan Roro salah satu penunjang. UPTD nya sedang kita bentuk, nanti kalau sudah ada kepastian kapan diresmikan dengan OPD yang baru. Nanti baru ada khusus UPTD pelabuhan Roro, strukturnya sudah kita tentukan, tinggal lagi menunjuk siapa orang-orangnya. Nah disitu nanti ada sumber PAD, itulah salah satu upaya kita untuk optimis pencapaian target PAD Rp 90 milliar,”tandas Ambok.

Terpisah, Kepala dinas pendapatan daerah (Dispenda) Kabupaten Tanjabbar, Yon Heri mengungkapkan, dirinya sangat optimis dapat merealisasikan target PAD sebesar Rp 90 miliar tersebut. Salah satu upaya mencapai target PAD Yon Heri melakukan intensifikasi dalam bentuk penambahan omset-omset pajak.”Optimis,” tukas Yon Heri singkat saat dihubungi via ponselnya. (eko)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)