Angka Golput di Merangin Meningkat

banner 468x60)

Screen_20151216_104240
 
 
Merangin- Dari data hasil Pleno Hasil pemungutan Suara Pilkada serentak Gubernur dan wakil Gubernur jambi, oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Merangin, jumlah masyarakat yang tidak ikut berpartisipasi memberikan suaranya, atau yang lebih populer dengan sebutan Golongan Putih (Golput) terlihat masih sangat tinggi.
Dari jumlah total 262.358 Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam pemilukada serentak ini, hanya 164.896 warga yang ikut berpartisipasi memberikan hak suaranya, yang terdiri dari 161.341 suara sah dan 3.555 suara tidak sah. Dari data tersebut maka jumlah masyarakat yang tidak ikut memberikan hak suaranya alias Golput di kabupaten Merangin mencapai 37,15 persen, sementara partisipasi berjumlah 62,85 persen.
Jika dibandingkan dengan beberapa pemilihan gubernur Jambi pada tahun 2010 lalu, tingkat partisipasi pemilih di kabupaten Merangin tercatat sebesar 66,95, sementara angka Golput saat itu 33,05. Dengan demikian, angka Golput di kabupaten Merangin mengalami kanaikan, dengan kata lain tingkat partisipasi pemilih menurun sebesar 4,1 persen.
Sebelumnya, KPU kabupaten Merangin, Iron Syahroni tidak menampik kondisi tersebut. Kepada harian ini, Iron juga mengaku menyaksikan langsung rendahnya tingkat partisipasi pemilih yang diketahui saat dirinya melakukan pemantauan di sejumlah TPS, pada saat pemungutan suara 9 Desember lalu.
‘’Memang benar, partisipasi pemilih kali ini, belum bisa dikatakan memuaskan, dari pantauan kita di beberapa TPS pada saat pemilihan lalu, banyak masyarakat yang tidak ikut berpartisipasi,” ujar Iron.
Dikatakan Iron, padahal pihaknya sejak awal telah berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan sosialisasi ke seluruh lapisan masyarakat, sebagai salah satu upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menyalurkan hak suaranya dalam pemilihan umum.
‘’Kita belum tahu pasti apa penyebabnya, nanti akan kita lakukan evaluasi. Yang jelas sejauh ini kita telah berupaya menjalankan kewajiban kita sebagai penyelenggara pemilihan, termasuk melakukan sosialisasi ke semua kalangan, sebagai upaya meningkatkan partisipasi masyarakat,” ujarnya.
Rapat pleno yang dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Merangin Iron Sahroni, dimana Rapat tersebut dihadiri oleh PPK Kecamatan, Panwaslu, Kepolisian Polres Merangin dan Dua orang Saksi Dari Masing-masing Calon Gubernur Jambi.
        Dari hasil perhitungan tersebut Pasangan HBA-EDI unggul dengan perolehan suara 96.261 atau 59,66 persen, sementara pasangan urut dua ZZ-FU mendapat 65.080 atau 40,34 Persen Suara.
        ‘’Hasil rapat pleno kita hari ini, pasangan nomor urut satu mendapatkan 96.261 suara, dan pasangan nomor urut dua mendapat 65.080 suara,” ujar Iron Syahroni yang memimpin rapat.
Rapat pleno itu sendiri sempat diwarnai instruksi dari saksi pasangan calon (Paslon). Seperti yang disampai saksi pasangan nomor urut satu, Agus Purnomo, dia melayangkan protes lantaran menurut ditemukan dikecamatan Tabir dan Tabir Selatan ditemukannya salah dalam pengisian form C1. Namun setelah dipaparkan oleh PPK Kecamatan, saksi nomor urut satu tersebut menerima.
        Sementara itu saksi pasangan nomor urut dua, Pirosman Syam dari Partai PAN ini, mempertanyakan jumlah daftar pemilih yang dinilai mengalami peningkatan yang cukup tinggi.
‘’Sebenarnya itu bagus, berarti masyarakat ikut serta dalam partisipasi dalam pencoblosan kali ini, kalau bisa di kecamatan lain pemilu yang akan datang angka nyoblosnya lebih tanggi lagi,” ujar Iron menanggapi pernyataan saksi pasangan nomor urut dua.(MT)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)