Bakar Rumput Dikebun Miliknya, Petani di Tanjabtim Ditangkap Polisi

banner 468x60)

MUARASABAK-Niat menanam jagung Baharuddin alias Barek warga Dusun Cahaya Sulawesi, Desa Sinar Wajo, Kecamatan Mendahara Ulu, yang kesehariannya berprofesi sebagai petani diamankan polisi.

Petani tersebut, diamankan lantaran melakukan pembakaran di lahan miliknya yang luasannya kurang lebih 2 hektare . “Rencana saya ingin menanam jagung karena rumputnya tebal, jadi saya bakar. himbauan dan larangan pembakaran hutan saya sudah tahu, makanya saya jaga untuk memadamkanannya,” katanya di mapolres Tanjabtim senin (31/7).

Kapolres Tanjabtim, AKBP Marinus Marantika Sitepu, mengatakan, pada Sabtu (29/7) yang lalu, anggota Babinkamtibmas Mendahara Ulu melakukan patroli rutin. Saat melintas di Desa tersebut terlihat titik api dan asap. “Waktu patroli di Desa Sinar Wajo anggota Babinkamtibmas melihat ada titik api. Saat itu juga anggota langsung melihat ke TKP dan melakukan pemadaman bersama anggota Polsek Mendahara Ulu,” kata Kapolres kepada wartawan.

Dari tempat kejadian, anggota mengamankan seorang petani yang bernama Baharuddin alias Barek (42) yang mengaku dirinya yang membakar lahan. “Ditempat kejadian anggota mengamankan seorang petani yang bernama Baharuddin dan diserahkan kepada pihak Kapolsek kemudian dilimpahkan ke Polres untuk diproses,” terang Kapolres.

Akibat kejadian ini, tersangka dijerat dengan Undang-undang No 39 tahun 2014 ayat 56 ayat 1 dan 108 dengan ancaman pidana penjara 10 tahun, (Hen)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)