Balapan liar, Dua Pemuda Tewas Ditempat

banner 468x60)

IMG_20151025_003451_edit(1)

Merangin-Balapan Liar (Bali) yang berujung maut kembali terjadi. Dua pemuda asal Pamenang Barat dan Tabir Barat tewas dilokasi kejadian setelah terlibat tabrakkan.
Kejadian ini terjadi pada Sabtu (24/10) malam sekitar pukul 23.45 WIB di Jalan Lintas Sumatera atau tepatnya Ujung Jalur Tiga Desa Sungai Ulak Kecamatan Nalo Tantan.
Dua pemuda yang menjadi korban dari aksi kebut kebutan di jalan itu adalah Musliadi (21) warga Dusun Tengah Desa Ngaol Kecamatan Tabir Barat, dan Deni Harianto (16) warga Desa Karang Anyar Kecamatan Pamenang Barat.
Informasi yang didapatkan, sebelum kejadian kecelakaan maut itu, kedua pemuda itu terlibat aksi kebut-kebutan di lokasi yang memang kerap dijadikan tempat balap liar setiap malam minggu.
Kejadian bermula, ketika Musliadi yang mengendarai motor Kawasaki Ninja tanpa nomor kendaraan melaju dari arah Kota Bangko menuju arah Kabupaten Bungo. Saat itu, Musliadi memacu kendaraannya dengan kecepatan yang sangat tinggi.
Ketika itu, Musliadi yang melaju dengan kecepatan tinggi berusaha memotong kendaraan yang ada didepannya. Saat memotong kendaraan lain, naas baginya. Dari arah berlawanan muncul kendaraan Yahama Vixion tanpa nomor kendaraan yang dikemudikan Deni.
Saat itu, Deni dan Musliadi sama sama tengah memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Tabrakkan pun tak dapat dihindarkan.
Keduanya terlibat adu kambing. Deni dan Musliadi terlepar ke jalan, sementara kendaraan kedua terlihat hancur berantakkan. Diduga kuat, kedua kepala korban mengalami benturan keras diaspal. Akibatnya, terjadi pendarahan hebat dikepala. Seketika itu juga, kedua korban meninggal dunia ditempat kejadi perkara.
‘’Motor mereka saling tabrakan, karena kebut-kebutan. Disini (TKP) memang sering dijadikan tempat balap liar jika datang malam minggu,” ujar Deri warga yang berada dilokasi kejadian.
Ditambahakan Deri, sesaat setelah kejadian warga sekitar dan rekan-rekan korban langsung mengevakuasi kedua korban. Korban kemudian langsung dibawa kerumah sakit umum daerah (RSUD) Kolonel Abunjani Bangko.
Kasat Lantas Polres Merangin, AKP Teguh Patriot SIK membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, setelah mendapat informasi tersebut, pihaknya langsung melakukan olah TKP.
‘’Ya ada kecelakaan motor yang menyebabkan dua orang meninggal dunia,” ujar Kasat, Minggu (25/10).
Dia mengatakan, untuk proses lebih lanjut kedua motor yang terlibat tabrakan kini telah diamakan di unit laka.
‘’Korban dan saksi-saksi juga telah kita data, ujar kasat seraya meminta agar warga selalu berhati-hati dan tidak kebut-kebutan dijalan raya serta melengkapi surat-surat kendaraan,” pungkasnya.
Ditempat terpisah, Kapolres Merangin, AKBP Munggaran Kartayuga SIK telah mengingatkan berkali kali kepada anak anak muda di Merangin khususnya para pria untuk tidak melakukan aksi kebut kebutan dijalan. Selain membahayakan para pengguna jalan yang lain, aksi balapan liar tersebut dapat merenggut korban jiwa.
‘’Sudah kita ingatkan untuk tidak melakukan balapan dijalan, karena bisa berujung pada kematian,’’kata Kapolres.
Salah satu cara mencegah aksi balapan liar itu, kata Kapolres adalah dengan mengadakan kegiatan yang sifatnya kreatif dan inovatif. Karenanya, dalam waktu dekat Polres Merangin akan menggelar acara disetiap malam minggu.
‘’Kita akan mencoba membuat kegiatan seperti stand up comedy atau lainnya di depan Mapolres Merangin ini, biar nanti banyak pemuda yang berkumpul disini. Dengan begitu, kita berharap tidak ada lagi yang melakukan balapan liar,’’ucap Kapolres.
Kapolres juga mengharapkan kepada para orang tua untuk lebih memperhatikan anaknya terutama dalam memiliki kendaraan bermotor. Diharapkan, para orang tua tidak memberikan kendaraan motor yang dapat digunakan untuk balapan liar.
‘’Kita minta para orang tua juga ketat dalam mengawasi anaknya. Jangat selalu memenuhi permintaan anak, jangan kasih anak kendaraan yang bisa digunakan untuk balapan,’’ucapnya.(MT)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)