Bandar Sabu Berhasil Diciduk

banner 468x60)

Tersangka Seorang Residivis
MUARA BUNGO,rakyatjambi.co – Seorang bandar sabu bernama Sandra Fivo (36) warga Kelurahan Tanjung Gedang Kecamatan Pasar Muara Bungo  berhasil ditangkap satuan Res Narkoba Polres Bungo di depan Kantor Camat Bathin II Babeko Selasa, (6/10) sekitar pukul 16.00 wib kemarin.

Saat dikonfirmasi kasat narkoba Polres Bungo AKP Budiyono mengatakan, tersangka Fivo yang sudah menjadi residivis ditangkap dengan cara dipancing oleh petugas dengan cara pura-pura membeli barang haram jenis sabu kepada tersangka. Namun petugas tidak berhasil menemukan barang bukti dari tersangka saat diciduk.

“Kita pancing dia dengan cara memesan barang, selanjutnya petugas mengajak bertransaksi, namun sesaat sebelum dibekuk tersangka sudah mencurigai petugas yang menyamar sebagai pembeli, sehingga tersangka berhasil memnghilangkan barang bukti, entah dengan cara ditelan atau dibuang.” ucapnya.

Dijelaskannya, penangkapan tersangka Fivo berdasarkan pengembangan kasus tertangkapnya Joni Aulia (40) dan Zakaria (23) warga Dusun Sungai Kayu Batu Kecamatan Bathin II Babeko saat menggelar pesta sabu

Diparkiran depan rumah seorang warga didusun Sungai Kayu Batu pada Senin (5/10) sekitar pukul 20.00 wib.

“Awalnya pada Senin (5/10) sekitar pukul 20.00 wib kemarin kita menangkap tersangka atas nama Aulia  dan Zakaria, saat akan menggelar pesta sabu diparkiran didepan rumah seorang warga  didusun Sungai Kayu Batu ,” jelasnya.

Dikatakannya, saat melakukan penggerebekan, selain mengamankan kedua tersangka, juga ikut diamankan sabu seberat 0,2 gram dan satu set alat hisab seperti pirek, bonk, korek api dan botol air mineral sebagai barang bukti.

“Saat kita melakukan penggerebekan, selain mengamankan tersangka, petugas juga ikut mengamankan sabu seberat 0,2 gram dan satu set alat hisab seperti pirek, bonk, korek api dan botol air mineral sebagai barang bukti.” Jelasnya.

Ditambahkannya, saat di lakukan  introgasi terhadap kedua tersangka Aulia dan Zakaria, maka diketahuil dari pengakuan tersangka barang haram yang dimilikinya tersebut didapat dari seorang bandar yang bernama Sandra Fivo.

“Saat dilakukan interogasi waktu membuat berita acara perkara (BAP) kedua tersangka mengakui barang haram jenis sabu tersebut dibeli dari seorang bandar bernama Sandra Fivo,” tambahnya.

Dikatakannya, meskipun saat menciduk Sandra Fivo petugas tidak mendapatkan barang bukti, namun dari keterangan kedua tersangka Aulia dan Zakaria sudah bisa dijadikan alat bukti, ditambah dengan hasil tes urinenya yang positif mengandung zat metham fithamin.

“Meskipun saat menciduk Sandra Fivo petugas kami tidak mendapatkan barang bukti, namun dari keterangan kedua tersangka Aulia dan Zakaria yang membeli sabu tersebut dari saudara Fivo sudah bisa dijadikan alat bukti, ditambah dengan hasil tes urinenya yang positif mengandung zat metham fithamin.” Tambahnya lagi.

Dijelaskannya, ketiga pelaku saat ini sudah diamankan di mapolres Bungo, ketiga pelaku akam dijerat dengan pasal 114 ayat 1 UU RI No 35 tahun 2009, tentang penyalahgunaan narkotika dengan ancaman minimal 4 tahun penjara.

“Ketiga pelaku saat ini sudah kami amankan di mapolres Bungo, ketiga pelaku akam dijerat dengan pasal 114 ayat 1 UU RI No 35 tahun 2009, tentang penyalahgunaan narkotika dengan ancaman minimal 4 tahun penjara.” Tutupnya. (Ah)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)