Beli Gas LPG 3 Kg di Agen, Warga Terpaksa Mengantri

banner 468x60)

KUALA TUNGKAL-Kebutuhan bahan bakar gas pada rumah tangga terutama gas 3 KG merupakan hal yang sangat dibutuhkan,namun hal yang berbeda dalam mendapatkan gas 3 kg oleh setiap konsumen,yang hampir setiap  agen yang ada diKuala Tungkal.

Bahkan untuk mendapatkan satu tabung gas 3 kg perlu mengantri dan berdesakan,sehingga akibat desakan tersebut para ibu-ibu dan bapak tidak bisa menghindari rumpunan manusia untuk mendapatkan gas tersebut.

Dari hasil pantau kemarin dilapangan disalah satu agen LPG yang ada diKecamatan tungkal Ilir,bahwa jikaada laporan dari mulut kemulut gas LPG yang berukuran 3 kg masuk,warga mulai berkumpuluntuk mendapatkan tabung gas yang dibutuhkan.akan tetapi tidak semudah membalikkan telapak tangan untukmeraihkan atau mendapatkan pembagiantabung gas yang telah datang.Warga harus mengantri dan berdesakan walapun penuh dengan sesakan manusia.

Disitu sudah jelas dugaan permainan agen yang ada dalam menyuplai gas yang telah masuk,mengapa tidak,sebab  tabung gas yang masuk tidak sesuai masuknya dengan antrian warga dalam membeli tabung gas yang dibutuhkan.seharusnya pemerintah dapat memantau jika,suplai gas yang masukkeagen berapadan keluarnya berapa.

Agus (35) salah satu Konsumen yang mengatri saat disambangi awak media mengatakan,untuk mendapatkan satu tabung gas 3 kg cukupsulit,pasalnya jika disetiap pengantrian yang dilakukan oleh agen tidak beraturan.terkadang yang mana kenalitu yang didulukan.seharusnya siapyang datang lebih awal itu didulukan.“kadang kita antri lama,tidak taunya lepas gilirannya gasnya sudahhabis.disitu kita merasa kecewa kok agen bisa kehabisan gas padahal yang datang tidak begitu ramai.”cetusnya.

Menurutnya,walapun pemerintah memberlakukan gelar operasi pasar kemarin,kebutuhan gas yang ada diTungkal Ilir sepertinya tidakbisa terbendung.“kita berharap pemerintah dapat turun langsung ,apabila gas yang masuk disetiap agen.agar gas tersebut tidak ditimbun oleh meraka  dan kemudian para agen melakukan penjualan keluar daerah.”cetusnya.

Hal senada juga diutarakan Ibu Siti (38),selaku warga Indonesia  untuk satu tabung gas 3 kg saja cukup sulit,karna didalam pengambilannya bagai kan seorang pengemis berteriak-teriak kepada agen dengan kata-kata”BANG SAYA DULUAN TADI NGANTRI” itu kalau dapat.“sepertinya kita kembali ke zaman dulu saat antrian membeli minyak tanah,akan tetapi kejadian tersebut terulang kembali  dizaman modern seperti ini.”ucapnya

Ditambahkannya,peran pemerintah sangat diharapkan dalam permasalahan gas LPG ini,jangan baru ada laporan,barulah melakukan sidak dan lainnya.“ harapan kita kepada pemerintah dapat merespon terkait permasalahan gas LPG 3 kg ini,sebab gas 3 kg ini yang sangat dibutuh bagi warga yang kurang mampu.”ungkapnya (end)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)