Belum Selesai Dikerjakan, Bronjong Proyek Provinsi Sudah Ambruk

1088 views
banner 468x60)

RakyatJambi.co -Bangunan Bronjong atau biasa disebut gabion, penahan tebing longsor di Desa Koto Rami, Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin, belum selesai dikerjakan sudah ambruk. Kejadian penuh tanda Tanya ini terjadi sekitar pukul 12 Senin siang (03/07/2020)

Diduga bangunan yang dikerjakan kontraktor melelaui CV. WAY SALAK menggunakan dana APBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2020 ini, dengan pagu dana Rp. 4.500.000.000 ( empat koma lima milyar), itu tak kuat menahan tebing lantaran pondasi kurang dalam dan permasalah teknis lainya. Akibatnya bronjong dengan ketinggian 17 tingkat tersebut tidak kuat menahan terbing, dan mengakibatkan bonjong tersebut longsor dan nyaris rata dengan tebing.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa yang juga Anggota DPRD Provinsi Jambi dan warga setempat Juwanda, mengaku sangat kecewa dan mempertanyakan kekuatan bronjong yang menelan dana tidak sedikit itu.

‘’Tidak ada hujan, tidak bencana alam lainnya, dan belum selesai dikerjakan, kok bangunan bronjong tersebut bisa ambruk, dan ini menjadi temuan serta perlu dipertanyakan teknis dan cara pekerjaan kontruksi tersebut,” kata Jawanda.

Juwanda juga menduga pengerjaan bronjong itu dilakukan asal-asalan. Sebab pekerjaan belum selesai dan belum serah terima sudah ambruk, hal ini tentu sangat disayangkan. Pasalnya, jika bangunan bronjong itu habis dan tidak segera diperbaiki maka tetap akan mengancam akses jalan menuju dua kecamatan.

Juwanda menilai, seharusnya pemborong yang melaksankan pengerjaan bronjong itu tidak asal-asalnya. ‘’Konsewensinya ya, kontraktor harus menyelesaikan pekerjaan ini, sampai kondinya normal kembali,” ucapnya.

Juwanda berharap, perbaikan bronjong tersebut segera dilakukan, jika tidak maka akan terjadi longsor apalagi nantinya dating masuk musim penghujan.

Ditegasakan Juwanda pihak DPRD Provinsi Jambi, akan melakukan pemantauan terhadap pelaksaan proyek-proyek di daerah khusunya di Kabupaten Merangin, dengan harapan jangan sampai proyek dikerjakan asal jadi.

‘’Kita sudah berjuang, melobi dan mengupayakan anggaran masuk ke merangin, maka sudah selayak dan sepatunya kita mengawasi saat pelaksaan dilapangan, agar pembanguan yang sudah dikerjakan bias berumur panjang,” tuturnya.(*/mt)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)