Bendahara Disporabudpar Tanjabbar Potong Pajak Pemenang Bupati cup Secara Sepihak

banner 468x60)

duitt

—Laporan Wartawan Rakyatjambi.co, Eko wijaya—

rakyatjambi.co, KUALA TUNGKAL- Turnamen Sepak Bola akbar memperebutkan piala bupati cup Kabupaten Tanjung Jabung Barat tahun 2016 yang baru saja usai digelar pada Jumat,(06/08/16) lalu harus tercoreng dengan adanya pemotongan pajak hadiah untuk pemenang juara pertama dalam tournament ini.

Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Tanjung Jabung Barat sebagai panitia penyelenggara turnamen, secara sepihak melakukan pemotongan pajak hadiah pemenang tanpa pemberitahuan terlebih dahulu sejak awal dimulainya ajang turnamen sepak bola bergengsi tersebut.

Berdasarkan informasi yang ada, hadiah uang tunai pemenang turnamen dipotong pajak sebesar Rp. 900 ribu. Para pemenang yang shok dan kecewa dengan hal tersebut beranggapan bahwa pemotongan pajak yang dilakukan pihak Disporabudpar Tanjab Barat adalah tindakan Pungli (Pungutan Liar).

Dugaan pungutan liar dengan modus pajak ini terungkap saat salah seorang peserta yang mendapatkan predikat juara di ajang bupati cup kali ini. mengaku hadiah uang tunai sebesar ‎Rp 6 juta yang seharusnya diterima kesebelasan nya, Dipotong oknum PNS yang menjabat sebagai Bendahara Disporabudpar sebesar Rp 900 ribu rupiah.

Salah satu pemain yang enggan disebutkan namanya menuturkan, Pemotongan pajak yang tidak transparan itu terkesan tidak profesional dan tidak sesuai dengan mekanismenya, Karena dalam penandatanganan surat dan serah terima hadiah tidak dijelaskan maksud dan tujuan dari pemotongan pajak tersebut.” Sebelumnya kami tidak diberitahu dulu, setelah kami menandatangi surat itu, ‎Baru dikasih tahu kalau ada pemotongan Rp 900 ribu. Kalau kami tahu dari awal. Kami tidak mau menandatangi surat itu, pemotongan hadiah uang tunai itu untuk biaya pajak, Yang diminta oknum pns Disporabudpar,” Terangnya.

Diungkapkannya, Pungli yang dilakukan oknum pns disporabudpar ini menodai awal kepemimpinan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Barat Safrial- Amir Amir Syakib, Karena inven tahunan ini diwarnai dengan adanya pajak yang tidak jelas peruntukannya.

Bukan hanya pemenang juara bupati cup saja, Namun hampir seluruh pemain yang menerima uang tunai dikenakan pajak oleh oknum PNS yang menjabat Bendahara disporabudpar Tanjab Barat itu.

Dari pengakuan sang Bendahara jika pemotongan tersebut merupakan pajak pemenang sebesar 15 Persen anehnya, Dirinya saat dimintai penjelasan terhadap pajak yang dimaksud, Sosok yang karap disapa ibu Ida ini malah bungkam. Bahkan, Ia mengintruksikan untuk langsung mempertanyakannya ke Kepela dinas Disporabudpar Tanjab Barat Juhardin.” Langsung saja tanya ke pak Juhardin, Saya tidak tahu secara pasti rincian soal ini.” Sebut Ida.

Sayangnya, Kadis disporabudpar Tanjab barat Juhardin, Belum bisa diminta keterangan terkait permasalah ini.

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)