Bermodal Alat Sederhana, Nazarudin Mampu Menyulap Kayu Pulai Menjadi Miniatur Kapal. Penasaran! Yuk Baca Beritanya

banner 468x60)

rakyatjambi.co,KUALA TUNGKAL- Kerajinan tangan sejenis miniatur semakin diminati masyarakat jaman now. Hal ini lah yang membuat Nazarudin, perajin miniatur kapal berbahan kayu asal Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjab Barat, Jambi terus mengasah ilmu dan idenya. Tak tanggung-tanggung miniatur kapal buatan Nazarudin bahkan tak kalah saing dari produk-produk dari luar Jambi lainnya.

Penasaran bagaimana bentuk dan pembuatannya? berikut
informasinya. Jumat sore, (12/01/18) pak Nazarudin tengah asik, memoles kayu yang akan dijadikan hasil kerajinan kapal selanjutnya.

Pekerjaan ini dilakoninya di rumahnya yang berkedudukan di Rt.01, Kelurahan Kampung Nelayan, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjab Barat. Di sana ia memanfaatkan tempat tinggalnya sebagai tempat kerja.

Mulanya, kerajinan yang digeluti Nazarudin sejak 10 tahun lalu ini sempat vacum, namun berkat bimbingan rumah kreatif dari Bhabinkamtibmas (Bintara Pembina Kamtibmas) Kelurahan Kampung Nelayan, Bripka Yuria Jaya kerajinan miniatur kapal berbahan kayu oleh Nazarudin tersebut kembali hidup.

Sejumlah hasil kerajinan bapak lima anak ini banyak terpampang dirumahnya, mulai dari kapal pesiar hingga berbagai jenis kapal layar khas Kabupaten Tanjab Barat.

Nazarudin mengatakan, Kemahiranya ini didapatanya secara otodidak. Meski otodidak, namun hasil kerajinanya sudah cukup banyak yang naksir lo.Sudah ada beberapa miniatur yang dibeli oleh peminat mulai dari ukuran kecil hingga yang besar. Peminatnya bahkan ada yang dari kalangan pejabat Kepolisian dan pemerintahan.

Beberapa hasil racikan miniatur kapal Nazarudin cukup menyita perhatian, misalnya berupa miniatur kapal layar. Bentuknya cukup menarik dan mengundang ungkapan kagum bagi yang melihatnya.

Miniatur kapal buatan prianya yang dulunya bekerja sebagai penjual kerupuk dan buruh harian lepas ini terlihat amat persis dengan yang aslinya. Kapal dilengkapi dengan aneka miniatur dan dipadukan dengan corak warna yang menambah tingginya nilai arti sebuah seni.

Untuk membuat satu kapal, Nazarudin membutuhkan waktu kurang lebih satu minggu. Tergantung ukuran, bentuk, jenis dan pernak-pernik kapalnya.

Dijelaskan Nazarudin, Proses pembuatan miniatur kapalnya masih menggunakan peralatan manual dan sederhana. Bahan yang digunakan yakni kayu pulai dan jenis kayu lainnya.

Sementara untuk harga miniatur kapal inipun bervariasi, mulai dari harga Rp 500 ribu hingga Rp 1,5 juta, tergantung bentuk dan ukurannya miniatur kapalnya.”Harganya mulai dari Rp 500 ribu rupiah. Kalau pembuatannya satu kapal itu bisa satu minggulah,”ungkap Nazarudin saat disambangi harian pagi wartawan di kediamannya.

Nazarudin menuturkan, pemasaran usaha kerajinan unik dan menarik miniatur kapal layar ini berjalan lancar tentunya tidak terlepas dari bimbingan dan binaan Bhabinkamtibmas Kepolisian Sektor Tungkal Ilir, Resort Tanjab Barat sejak November 2017 lalu.”Pemasaran miniatur kapal juga dibantu oleh bapak Babinkamtibmas (Bripka Yuria Jaya). Sebab awal nya kami kesulitan untuk pemasarannya,”katanya.

Dengan menekuni kerajinan miniatur kapal ini, Nazarudin dapat meningkatkan taraf perekonomian keluarganya. Pasalnya dalam setiap bulan, omset yang dihasilkan mencapai jutaan rupiah.

Terpisah, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Nelayan, Bripka Yuria Jaya menjelaskan, kerajinan miniatur kapal oleh pak Nazarudin ini masuk dalam program kerjanya, yakni pembinaan masyarakat yang bertujuan untuk peningkatan ekonomi rumah tangga mandiri melalui wadah rumah kreatif Bhabinkamtibmas.”Sebelum bertemu saya, pak Nazarudin hanya buat untuk pajangan rumah, beliau lama vacum, dan mulai November lalu saya ajak kembali,”ujar Bhabinkamtibmas yang dikenal ramah dan bersahaja ini.(eko)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)