Berprestasi, Satpol PP Kota Jambi Jadi Percontohan

banner 468x60)

Kota Jambi – Sebagai Praja Wibawa penegak Perda dan penjaga marwah Pemerintah Daerah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jambi patut diacungi jempol. Setidaknya 4 tahun lebih dimasa kepemimpinan Wali Kota Jambi non aktif Syarif Fasha, Satuan Polisi Pamong Praja ini menjadi institusi handal dan sentral dalam penegakan Perda serta Trantibum di Kota Jambi. Diamasa kepemimpinan Syarif Fasha pun juga lahir Perda nomor 2 tahun 2014 tentang Pemberantasan Pelacuran dan Perbuatan Asusila, yang saat ini cukup ampuh dipedomani Satpol PP Kota Jambi dalam menekan tindak pidana asusila di Kota Jambi.

Pembenahan merata ditubuh Satpol PP yang dilakukan Pemerintah Kota Jambi saat ini tampak nyata. Tidak hanya dukungan SDM yang kompeten dan profesional termasuk seleksi anggota yang ketat dan berorientasi kepada prestasi, dukungan anggaran melalui APBD pun juga sangat memadai. Tak pelak, berbagai prestasi pun terus terukir yang diiringi pula dengan apresiasi dari berbagai pihak.

Prestasi Satuan dibawah pimpinan Drs. H. Yan Ismar, MH ini pun terus terdengar diberbagai daerah baik dari dalam maupun luar Provinsi Jambi. Mereka melakukan studi banding untuk Satuannya hingga menjadikan Polisi Pamong Praja Kota Jambi menjadi percontohan.

Kasatpol PP Kota Jambi H. Yan Ismar pada ekspos kinerjanya dalam rangka peringatan HUT Satpol PP dan Satlinmas Tahun 2018 di ruang Rapat Utama kantor Wali Kota Jambi, Sabtu (28/4) mengatakan, setidaknya sudah ada puluhan pemerintah daerah yang melakukan studi banding di Satuannya, baik dari dalam maupun luar Provinsi Jambi. Dari dalam Provinsi Jambi, diantaranya Satpol PP Kabupaten Kerinci, Kabupaten Merangin, Kabupaten Sarolangun dan Tebo. Sementara dari luar Provinsi Jambi, ada dari Kota Lubuk Linggau, Pemprov Bengkulu, dan Kota Prabumulih. “Selain studi banding, ada juga daerah yang langsung melakukan magang secara khusus di Satuan Polisi Pamong Praja Kota Jambi,” terang Yan Ismar.

Yan Ismar menambahkan, selain penguatan internal, kerjasama eksternal dengan satuan vertikal seperti TNI / Polri pun berjalan dengan sangat baik. Koordinasi dan kerjasama terus ditingkatkan dalam banyak hal. Seperti dalam kegiatan Trantibum, penegakan Perda, termasuk juga kerjasama dalam hal pelatihan dan peningkatan kompetensi personil. Selain itu, kerjasama penindakan melalui jalur peradilan pun terus ditingkatkan seperti pelimpahan perkara tindak pidana asusila di Pengadilan Negeri Jambi.

Terkait dengan penegakan Perda sepanjang tahun 2017 hingga April 2018, Yan Ismar mengatakan, Pol PP Kota Jambi sudah melakukan penertiban dan penindakan, diantaranya penyegelan terhadap 9 tempat usaha yang melanggar aturan Pemerintah Kota Jambi yakni penyegelan cafe POD, Warnet (warung internet),  karaoke termasuk karaoke dan pub NYX, rumah ibadah aliran Ahmadiyah, peternakan babi, bangunan mess Grand Hotel dan Rumah Sakit Rimbo Medika. Untuk penegakan Perda Nomor 7 Tahun 2017 tentang administrasi kependudukan atau KTP,  tercatat sebanyak 294 tersangka yang tidak bisa menunjukkan identitas diri yang terjaring Satpol PP Kota Jambi. Razia tersebut dilakukan di hotel, lokalisasi eks Payo sigadung dan eks lokalisasi langit biru serta beberapa cafe dan kos-kosan.

Sementara itu untuk pelanggaran Perda Nomor 7 Tahun 2010 tentang peredaran minuman beralkohol tercatat selama 2016 hingga 2017 sebanyak 1.075 Minol yang telah disita. Sedangkan tahun 2017 hingga April 2018 tercatat sebanyak 2265 Minol yang berhasil disita oleh Satpol PP Kota Jambi.

Selain itu, Satpol PP Kota Jambi juga tampak berhasil dalam penegakan Perda nomor 2 Tahun 2014 tentang pemberantasan pelacuran dan perbuatan asusila. Tercatat sebanyak 13 pasangan mesum yang berhasil diamankan dan langsung dilimpahkan ke pengadilan. Sedangkan untuk razia hotel, kos-kosan yang dijadikan tempat hiburan, Satpol PP Kota Jambi berhasil menjaring orang yang terindikasi pengguna narkoba, empat orang anak di bawah umur yang terjaring razia serta 37 pelajar terjaring razia warnet. “Untuk pengguna narkoba kita serahkan ke BNN kota Jambi untuk ditindaklanjuti sedangkan  anak di bawah umur prosesnya kita serahkan ke Dinas Sosial dan ke orang tua masing-masing,” sebutnya.

Tidak hanya itu, tugas dan fungsi Perlindungan Masyarakat (Linmas) pun kini berada dipundak Satuan ini sesuai dengan amanah PP nomor 18 tahun 2016. Sikap humanis pun ditunjukkan Satuan ini dalam kegiatan Linmas seperti melakukan pembinaan di masyarakat, sekolah-sekolah, pos-pos kamling, termasuk memberikan bantuan untuk menunjang operasional pos kamling.

Yan Ismar menjelaskan, ada banyak program institusinya yang telah berjalan dengan baik, namun ada juga yang sedang berjalan atau yang belum mencapai target. Selain menyampaikan permohonan maaf, dirinya bersama jajaran juga akan terus meningkatkan kinerja Satuannya hingga betul- betul dapat menjadi Praja Wibawa yang mampu mengangkat marwah Pemerintah Daerah dan masyarakat Kota Jambi. “Atas nama institusi, saya juga menyampaikan permohonan maaf jika dalam tugas-tugas Satuan kami, ada hal yang kurang berkenan di masyarakat. Karena perbedaan persepsi, suka dan tidak suka adalah bagian dari dinamika yang harus siap kami lakoni sebagai resiko menjadi Pamong Praja. Namun kesemuanya itu adalah dalam rangka penegakan Perda dan demi tertibnya Kota Jambi yang sama-sama kita cintai,” sebut Yan Ismar.

Kasat Pol PP Yan Ismar juga berkesempatan menyampaikan apresiasinya kepada segenap masyarakat Kota Jambi dan semua jajaran yang telah turut mendukung tugas-tugas Satpol PP Kota Jambi.”Yang tak kalah pentingnya, apresiasi kami sampaikan juga kepada rekan-rekan wartawan baik cetak, elektronik maupun online yang telah turut membantu menyebarluaskan informasi kegiatan Satpol PP Kota Jambi ketengah-tengah masyarakat,” tutup Yan Ismar.

Laporan Wartawan Kota Jambi (Syah).

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)