Bersama Perjuangkan Raden Mat Tahier Jadi Pahlawan Nasional

banner 468x60)

JAMBI–Dialog Kesejarahan yang difasilitasi Kemendikbud Dirjen Kebudayaan melalui Badan Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Keppri merumuskan bersama memperjuangkan Raden Mat Tahier atau dikenal dengan sebutan lain Raden Mattaher mendapat Anugerah sebagai Pahlawan Nasional.

Rumusan tersebut merupakan salah satu point penting dari Dialog Kesejarahan “Mengenal Perjuangan Raden Mattaher”, Kamis (30/03/2017) di Hotel Sang Ratu Kota Jambi.

Dalam dialog yang dipandu moderator handal dari Seloko Institute
dan empat nara sumber H ZTO Ritoa ME dari Dinas Sosial Provinsi Jambi, Ujang Hariadi (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi), cucu Raden Mattaher Ratumas Siti Aminah Ningrat (Raumas Nina) binti Raden Hamzah bin Raden Mattaher didampingi DR Ahmad Ridwan MPdI dan Siti Heidy Karmela Ketua Prodi Pendidikan Sejarah Universitas Batang Hari.”Dari dialog dapat kita rumuskan, untuk sama-sama mendorong pihak-pihak Pemprov Jambi untuk mengajukan Raden Mattaher sebagai calon Penerima Penganugerahan Pahlawan Nasional,”papar Kepala BPNB Keppri, Toto Sucipto menjelang menutup dialog yang dihadiri tokoh sejarah, tokoh budaya, guru-guru sejarah tingkat SLTA, dosen dan mahasiswa sejarah di perguruan tinggi Kota Jambi, serta dinas instasi terkait di Kota Jambi, dan media massa tersebut.

Sebelumnya, Kabid Pemberdayaan Sosial Dinsosdukcapil Provinsi Jambi, H ZPO Ritoa ME, menyampaikan, tata cara dan persyaratan yang harus dilengkapi dalam mengajukan penganugerahan gelar Pahlawan Nasional.”Ini telah diatur dalam UU Nomor 20 Tahun 2009 tentang gelar, tanda jasa dan tanda kehormatan,”paparnya.(*)

Laporan : Hery FR (jambidaily.com)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)