BPOM Jambi Pantau Penarikan Produk Viostin DS dan Enzyplex oleh Distributor

banner 468x60)

Jambi – BPOM Provinsi Jambi terus melakukan upaya peningkatan pengawasan penyalahgunaan obat, obat tradisonal, dan bahan berbahaya lainnya. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ujang Supriatna Kepala BPOM Provinsi Jambi saat dikonfirmasi oleh wartawan online rakyat jambi.co melalui pesan whatshapp. Rabu (7/2).” Kita masih melanjutkan program tahun lalu dengan penekanan terhadap peningkatan pengawasan terkait penyalahgunaan obat, obat tradisional dan bahan berbahaya lainnya,” ungkapnya.

Saat ditanya mengenai adanya zat yang mengandung babi disalah satu produk diantaranya produk Viostin DS dan Enzyplex. Ujang menjelaskan bahwa saat ini khususnya Jambi pihak distributor akan segera menarik produk tersebut. ” Dalam proses penarikan oleh distributornya, kewajiban menarik/recall obat tersebut adalah kewajiban ditributornya di daerah untuk menarik semua produk tersebut di lapangan,” terangnya.

Lanjutnya, Petugas BPOM memantau proses penarikan tersebut dan memastikan apakah masih ada produk tersebut di pasaran atau tidaknya.

Dirinya menambahkan bahwa produk tersebut tidak perlu diuji lagi,” Kalau sampel tidak perlu diuji lagi, karena itu sudah merupakan keputusan Badan POM bahwa dua produk tersebut ditarik dari peredaran,” tambah Ujang.

Menanggapi penemuan produk ini, Pihak BPOM melakukan koordinasi dengan Dinas terkait di Kabupaten/Kota untuk meneruskan warning dari BPOM,” Kami koordinasi dengan dinas terkait di kab/kota, meneruskan publik warning dari Badan POM, ” jelas Ujang.

” Kepada konsumen, jika menemukan produk tersebut di pasaran agar menginformasikan ke kami atau ke Dinas Kesehatan setempat,” himbau Ujang.

Laporan Wartawan Provinsi Jambi (Syah)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)