Buka Akses Ekonomi, Pemkab Tanjabbar Prioritaskan Bangun Jembatan

banner 468x60)

rakyatjambi.co, KUALA TUNGKAL- Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat, Jambi di tahun 2017 ini konsen membangun puluhan infranstruktur jembatan yang tersebar diwilayah hulu hingga hilir Kabupaten pesisir itu.

Jembatan untuk menopang perekonomian masyarakat ini tersebar dibeberapa wilayah Kecamatan, diantaranya Kecamatan Pengabuan, Kecamatan Sebrang Kota dan Kecamatan Tungkal Ilir.” Ada 26 jembatan, 13 ada di Kecamatan Tungkal Ilir dengan Kuala Betara, yang jalannya tembus ke pelabuhan Roro. 9 di Kecamatan Pengabuan daerah Lumahan dan empat jembatan dibagian wilayah Ulu,”ungkap Kepala Bappeda Tanjabbar, H. Firdaus Khatab.

Firdaus mengakui, puluhan jembatan yang dibangun Pemkab ini diprioritaskan untuk akses ekonomi masyarakat, menurut mantan Plt Sekda Tanjab Barat tersebut sudah menjadi kewajiban Pemerintah Daerah mempersiapkan infrastruktur jembatan guna memperlancarkan aktifitas perkonomian masyarakatnya.”Masih ada sekitar 60 jembatan lagi akan dibangun, terutama untuk wilayah Sebrang Kota. Dan kita targetkan selesai selama kepemimpinan beliau (Bupati Safrial),”katanya.

“Artinya bukan cuma jembatan, kalau jembatan sampai saat ini belum. tentu jalannya juga belum, karena tidak mungkin jalan tidak ada untuk membangun jembatannya,”ulasnya.

Dia menyatakan, di tahun 2017 ini ada sekitar 16 Kilometer jalan di Kecamatan Seberang Kota yang bakal dilakukan pengerasan.”Dan ini kita teruskan Kesebrang Kota menyebrang roro. Mudah-mudahan tiga tahun kedepan semuanya sudah tuntas,” terangnya.

Disisi lain Firdaus mengakui jika sampai saat ini sumber pendanaan dari APBD belum mengalami peningkatan. Karena situasi APBN, terutama sisi penerimaan dari non belanja dan non pendapatan asli daerah masih tergantung dari bagi hasil migas.”Sementara kita tahu sekarang ini, hasil migas kita tidak lebih dari 40 sampai 45. Artinya ketika harga minyak naik, itu otomatis pendapatan kita akan naik. Namun ternyata sekarang harga minyak tidak ada kenaikan secara signifikan, sehingga dari sisi pendapatan Kabupaten Tanjabbar yang tergantung kepada migas termasuk juga dalam perencanaan di tahun 2018, belum ada peningkatan yang berarti, pemerintah daerah termasuk juga Bappeda akan berupaya keras bagaimana membagi-bagi perencanaan pembangunan, apakah itu dari APBD atau APBN,”tutup Firdaus Khatab. (eko)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)