Bupati Jawab Pandangan Umum Dewan terhadap RPJMD

banner 468x60)

photomirror_2016722143515357

Laporan Wartawan Rakyatjambi.co, Eko wijaya

rakyatjambi.co, KUALA TUNGKAL- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Tanjung Jabung Barat, (Tanjab Barat) hari ini, jumat (22/07/16) menggelar Sidang paripurna dengan agenda Tanggapan Bupati Tanjab Barat atas Pandangan umum DPRD melalui Fraksi-Fraksi terhadap Raperda RPJMD kabupaten Tanjung Jabung Barat 2016-2021.

Raperda RPJMD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2016-2021 yang secara konstitusional telah di sampaikan Bupati Safrial,Ms melalui nota pengantar pada sidang Paripurna pada 18 juli 2016 dan telah ditanggapi serta disetujui untuk dibahas pada proses berikutnya yang disampaikan melalui pandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Tanjab Barat 20 juli 2016 lalu.

Hal tersebut merupakan salah satu proses penyelenggaraan pemerintah daerah sebagaimana yang diamanatkan dalam undang undang RI nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah serta peraturan Menteri dalam negeri nomor 54 tahun 2010 tentang pelaksanaan peraturan pemerintah nomor 8 tahun 2008 tentang tahapan, tata cara penyusunan, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan daerah dan surat edaran menteri dalam negeri RI nomor 050/795/SJ Tanggal 4 maret 2016 tentang Penyusunan RPJMD dan RKPD tahun 2017.

Bupati Tanjung Jabung Barat, Safrial,Ms mengatakan beberapa Proses dan tahapan yang telah dilalui dalam penyusunan RPJMD kabupaten Tanjung Jabung Barat tahun 2016-2021 baik tingkat eksekutif maupun legeslatif harus dipandang sebagai upaya untuk memaksimalkan hasil RPJMD itu sendiri.” Baik dipandang dari sisi muatan perancanaan Yang terkandung didalamnya maupun dari sisi ketaatan terhadap undang-undang dan peraturan yang memayungi penyusunan rencana pembangunan jangka Menengah daerah (RPJMD) kabupaten Tanjung Jabung Barat tahun 2016-2021,” kata Bupati.

Bupati juga menjunjung tinggi niatan fraksi Gerindra Dan fraksi-fraksi lain untuk mendukung penuh visi dan misinya karna sudah menjadi tanggungjawab bersama untuk meningkatkan pembangunan di bumi serengkuh dayung serentak ke tujuan sehingga bisa sejajar dengan kabupaten/kota lain yang lebih dulu maju dibanding Tanjab barat.

” Saya berasumsi kita telah sependapat dan sejalan bahwa untuk pembangunan lima tahun kedepan pembangunan infrastruktur masih merupakan prioritas utama, hal ini tercermin dari saran anggota Dewan terhormat yang disampaikan melalui pendangan umum fraksi-fraksi DPRD yang hampir keseluruhannya memberikan saran bahwa RPJMD kabupaten Tanjab Barat tahun 2016-2021 tetap mengdepankan pembangunan infrastruktur untuk membuka isolasi daerah dan mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan,” ujarnya.

Dijelaskannya, pembangunan infrastruktur harus diiringi dengan program pembangunan lainnya seperti birokrasi pelayanan publik dan pengelolaan kuangan daerah yang berkualitas melalui upaya dibirokrasi.” Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan pendidikan termasuk peningkatan profesionalitas guru dan tenaga kesehatan serta program program lain yang berpihak kepada rakyat,” jelasnya.

Diungkapkannya, terkait dengan upaya mempercantik wajah kota kula tungkal sebagai ibukota kabupaten, maka pemkab harus segera menyusun gerakan bedah kota meliputi penataan drainase tata bangunan dan lingkungan serta ruang terbuka hijau untuk menata wajah kota sehingga terhindarr dari kesan kumuh maupun semraut menuju kota yang sehat.

RPJMD kabupaten Tanjab Barat tahun 2016-2021 kami susun mengikuti aturan sebagaimana tertuang dalam peraturan menteri dalam negeri nomor 54 tahun 2010 tentang pelaksanaan peraturan pemerintah nomor 8 tahun 2008 tentang tahapan, tata cara penyusunan, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunandaerah dan kami harapkan program program ataupun indikator “out come” yang terkandung di dalamnya dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat berbasis kebutuhan dan meminimalisir kepentingan.” Terkait dengan saran serta pemahaman ataupun persamaan persepsi terhadap program dan strategi yang tertuang dalam RPJMD kabupaten Tanjab Barat tahun 2016-2021 tersebut, maka hal itu dapat dilakukan melalui pembahasan. Selanjutnya, sehingga nantinya persamaan persepsi dapat disikapi sebagai proses meraih kata sepakat untuk melangkah kedepan dengan baik,” ungkapnya.

Bupati menambahkan, RPJMD kabupaten Tanjab Barat 2016-2021 pada tahap selanjutnya diikuti dengan penyusunan rencana strategis SKPD pada priode yang sama. ” Kami harapkan agar renstra. Tersebut disusun dengan lebih jeli karena memuat strategi serta kegiatan lebih rinci untuk menghasilkan Out put dalam upaya mencapai target indikator out come yang termuat dalam dokumen RPJMD kabupaten Tanjab Barat,” tandasnya.

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)