Desa Serdang Jaya Butuh Pipanisasi Untuk Mengalirkan Air Bersih

banner 468x60)

rakyatjambi.co,KUALA TUNGKAL- Masyarakat di Desa Serdang Jaya, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Provinsi Jambi kini bisa bernafas lega, hal ini lantaran mereka telah bisa menikmati air bersih.

Pasalnya, proyek teknologi pengolahan air gambut sistem media kontak bertekanan (IPAG-SMKT) kapasitas 5 liter/detik tahun 2017 dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI di Desa setempat kini telah rampung dibangun.

Meski mampu menghasilkan air yang layak konsumsi, proyek senilai Rp 1 miliar lebih itu di rasa masih kurang, mengingat airnya belum bisa mengalir ke rumah-rumah warga, karena belum adanya pipanisasi yang berfungsi mengkoneksikan air hingga ke rumah warga.

Kepala Desa Serdang Jaya, Ismail Hanafi mengatakan, saat ini pihaknya baru bisa menyalurkan air bersih menggunakan galon. Sementara penyalurkan air untuk kebutuhan mandi dan mencuci masih mengharapkan adanya bantuan pipanisasi baik dari pemerintah pusat, provinsi Jambi maupun pemerintah kabupaten Tanjabbar.”Air siap disalurkan ke masyarakat, namun pipanisasinya belum ada. Sekarang baru konsumsi air bersihnya aja, air minum. Air cuci dan mandinya belum bisa, karna kita berharap pipanisasinya untuk mengalirkan nya. Sementara untuk air bersihnya masyarakat mengambilnya menggunakan galon,”ungkap Kades Serdang Jaya, kemarin.

Hanafi menjelaskan, fasilitas teknologi pengolahan air gambut sistem media kontak bertekanan di Desa Serdang Jaya ini mampu memenuhi kebutuhan air bersih bagi ratusan Kepala Keluarga (KK) di Serdang. Bahkan bukan mustahil, bila pipanisasi sudah terpasang maka air bersih bakal bisa mengalir juga hingga ke Desa Tetangga, seperti Desa Mandala Jaya.”Harapan kami kepada Pemerintah, baik pemerintah pusat, pemerintah Provinsi Jambi maupun pemerintah Kabupaten Tanjab Barat bisa membantu kami pipanisasi dan meterannya (meteran air),”tukas Kades Hanafi.

Diwartakan sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat membangun proyek unit IPA gambut dan unit air siap minum yang terletak di Desa Serdang Jaya, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi.

Proyek ini disinyalir akan melayani air bersih bagi ratusan kepala keluarga (KK).

Kepala Desa Serdang Jaya, Ismail Hanafi menyampaikan dukungan nya untuk proyek air bersih bagi masayarakat ini.”Ini bangunan untuk air bersih yang bahan bakunya diambil dari sungai dan diolah, sehingga menjadi air bersih untuk kapasitas 5 liter perdetik, dan dapat digunakan ke masyarakat kurang lebih 800 KK,”ujar Kades Serdang Jaya, Ismail Hanafi kepada rakyatjambi.co, Kamis (28/9/17).

Selaku Pemerintah Desa sekaligus mewakili masyarakatnya, Hanafi menghaturkan terimakasih yang tak terhingga kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat atas bantuan unit IPA gambut dan unit air siap minum tersebut.“Ini anggaran dari pusat Kementerian PU, untuk Tanjung Jabung Barat baru ada dua. Satu tahun 2016 di Desa Bunga Tanjung, tapi itu kecil 1 liter perdetik, sehingga tahun 2017 dialokasikan di Serdang Jaya,”jelas Kades Yang dikenal Sederhana dan Bersahaja tersebut.”Ini memang visi dan misi saya waktu mencalonkan diri menjadi Kades. Bahwa Serdang Jaya harus mempunyai air bersih, salah satunya untuk membantu masyarakat mengurangi dari beban masyarakat yang pada saat kemarau mereka membeli air dan mahal. Saya juga mengucapkan berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten, khususnya Bupati dan instansi terkait yang telah mengalokasikan nya ke Desa Serdang Jaya,”tambah Hanafi.

Untuk diketahui unit IPA gambut dan unit air siap minum ini akan memasok air bersih perpipaan bagi masyarakat di Desa serdang Jaya.

Proyek ini merupakan proyek nasional dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI tahun anggaran 2017, dengan nomor kontrak: 01/SP/PPK/SATKER/Lp/VIII/2017, tanggal 10 Agustus 2017.

Adapun waktu pelaksanaan nya adalah 90 hari kalender, dengan kontraktor pelaksa PT. Unggul Sarana Konstruksi yang beralamat di Jalan Kebon Bawang VII No.60 Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok Jakarta Utara.

Pembangunan Proyek ini sendiri berada tepat disamping Kantor Desa Serdang Jaya. Air bakunya berasal dari Sungai yang berjarak 150 meter dari lokasi bangunan, yang disalurkan melalui pipa transmisi air bersih. Sedangkan untuk jumlah dananya belum diketahui secara pasti, sebab tidak tertera di papan proyek.”Targetnya bisa selesai pada bulan 10 ini (Oktober 2017),”tutup Ismail Hanafi menutup keterangannya. (eco)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)