Dewan Ngamuk, Management PT.WKS Sampaikan Data Bohong

banner 468x60)

img1466736416073

-Laporan Wartawan Rakyatjambi.co, Eko wijaya-

rakyatjambi.co,TANJAB BARAT- Setelah melakukan dengar pendapat (hearing) terkait konflik lahan bersama Pimpinan PT Wira Karya Sakti (WKS) Jonathan Ginting, Koordinator Wilayah Konflik Setiadi yang dihadiri Kadis Kehutanan Erwin, Kabid Keamanan dan Perlindungan Hutan Dri Handoyo, Kabid BLH Samsul, Kabag Pemberdayaan Slamet, Kepala BPN Suharna, serta Camat Tebing Tinggi Tanjab Barat Saryanto di aula pertemuan kantor PT WKS, kecamatan tebing tinggi pada kamis siang, (23/06/16), Ketua DPRD Tanjabbar Faizal Riza bersama ketua komisi dan anggota DPRD yang lain sore harinya kembali mengajak PT WKS meninjau tanaman kehidupan dilahan perusahaan.

Sesampainya dilokasi yang ditunjukan pihak perusahaan,tepatnya di Desa senyerang, ketua dan anggota DPRD tarlihat berang, betapa tidak, pernyataan yang sebelumnya disampaikan pihak perusahaan melalui Koordinator Wilayah Konflik PT WKS Setiadi saat dengar pendapat, bahwa 20 persen dari 140 ribu hektar lebih lahan yang dimilik PT WKS sudah ditanami tanaman kehidupan ternyata tidak sesuai dengan fakta.

Saat Dilokasi, lahan tanaman kehidupan yang diapit oleh tanaman pokok akasia itu hanya didapati tanaman karet yang baru berusia 2 tahun, tanaman cabe rawit kriting yang sudah nyaris mati, tanaman jahe dan temu lawak yang telihat kurus karna kekurangan air.

Mengetahui Fakta dilapangan berbeda jauh dengan yang disampaikan, Ketua DPRD Tanjab Barat Faizal Riza semakin meradang dan kecewa. “Ini tidak sesuai, masak sudah puluhan tahun tanamannya seperti ini, ini tanaman baru ditanam, gimana, tidak bisa ini, Biasanya kalau ingin menunjukan sesuatu itu pasti yang paling baik, kalau yang diperlihatkan kepada kami yang terbaik seperti ini, ini pembohongan namanya, tidak jeles managamant kamu ini,” ujar Ketua DPRD Tanjung Jabung Barat yang Akrab dipanggil Icol ini dengan nada dan raut wajah kesal.

Pihak perusahaan yang terlihat kelabakan terus berdalih dengan berbagai alasan, namun Icol bersama anggota dewan yang lain tetap tidak mau menerima alasan yang disampaikan Pihak PT WKS. ” Pokoknya Saya tidak mau tau, Kami minta pihak perusahaan meberikan data dan berkas yang sebenarnya, nanti biar kami sendiri yang mengecek ke lokasi, apakah memang benar atau hanya kebohongan,” Tutup icol sebelum meninggalkan lokasi bersama anggota Dewan yang lain.

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)