Diduga Cabuli Anak Murid Sendiri, SN Anggota Dewan Merangin Dilaporkan ke Polsek Pamenang

banner 468x60)

MERANGIN – Nama lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merangin, kembali tercoreng. Kenapa tidak, setelah adanya dugaan kasus Sumardi anggota Dewan Parta PDIP yang kepergok menyimpan selingkuhannya di Mes DPRD Merangin, kali ini seorang oknum Anggota DPRD Merangin dari partai PBB berinisial SN dilaporkan ke polisi dalam kasus pencabulan anak di bawah umur.

Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian berawal pada Senin (10/7) sekitar pukul 20.00 Wib korban bernama LP (16) yang tak lain adalah murid pelaku di Pondok Pesantren Darus Salam Desa Empang Benao, Kecamatan Pamenang.

Saat itu korban dan terlapor berada di Ponpes milik SN oknum anggota DPRD Merangin. Korban yang sedang asyik berkumpul dengan temannya dihampiri terlapor dengan maksud untuk menanyakan keadaan pondok yang di huni korban.

Usai berbicang dengan terlapor, korban pun pergi dengan terlapor dengan maksud untuk melihat keadaan pondok yang dikatakan dalam keadaan mati lampu.

Setelah korban mengecek lampu di dalam pondok, kiranya lampu di dalam pondok tidak mati dan terang.

Karena kondisi di dalam pondok korban tidak ada kendala, terlapor pun langsung mengatakan kepada korban jika korban sering berpacaran di dalam ponpes dengan mengatakan,”Kau sering bawa cowok yo di dalam pondok dan sudah punyo pacar yo,” ungkap terlapor kepada korban.

Merasa tuduhan terlapor tidak benar, korban pun balik menjawab dengan mengatakan,” Dak ado aku punyo pacar pak usatad,”ucap korban.

Selanjutnya terlapor mengatakan,” Kalau tidak ada sanggup aku periksa,” tutur terlapor.

Selanjutnya terlapor pun langsung memeriksa badan korban. Namun entah apa yang ada di pikiran terlapor dan melenceng dari tujuannya.Terlapor meraba badan korban hingga sampai ke alat vitalnya.

Usai kejadian korban pun merasa malu dan kabur pergi ke rumah orangtuanya untuk menceritakan kejadian tersebut. Setelah mendengarkan cerita anaknya, orang tua korban lalu menceritakan kejadian tersebut ke pihak desa.

Dan kasus ini pun sempat diselesaikan oleh lembaga adat Desa, namun tidak menemui titik terang hingga orang tua korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pamenang.

Kapolsek Pamenang AKP Sampe Nababan dikonfirmasi awak media membenarkan jika ada laporan masuk tentang perbuatan cabul dengan terlapor SN oknum anggota DPRD Merangin.“Laporannya sudah kami terima. Namun untuk penanganan kasusnya sudah ditarik oleh pihak Sat Reskrim Polres Merangin,” ungkap AKP Sampe Nababan.

Di tempat terpisah Kasat Reskrim AKP Al Hajad dikonfirmasi awak media juga membenarkan laporan tersebut.“Kini kami masih memeriksa korban di ruang pemeriksaan khusus. Karena korban ini masih di bawah umur makanya pemeriksaannya secara khusus,” tutupnya.(anto)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)