DiDuga Putus Cinta, Seorang Satpam PT. CSH Gantung Diri

banner 468x60)

Gantung diri korban

Muara Bungo- Diduga putus cinta Rasul (25) warga Rantau Pandan yang bekerja sebagai Satpam di PT CSH yang berada diKecamatan Pelepat Muara Bungo, sampai sampai nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di cam tempat dirinya tinggal.
Kapolres Bungo, melalui Kasat Reskrim Polres Bungo AKP Ardi Kurniawan saat dikinfirmasi membenarkan kejadian tersebut, dirinya mengatakan Bahwa pada hari ini Senin 30 november 2015 sekitar pukul 10.00 wib, didapat informasi bahwa terdapat 1 (satu) orang laki laki, Rasul (25) security PT. CSH dengan posisi tergantung di konsen di long house block G PT. CSH.
“ Benar kita mendapatkan informasi terkait seorang satpam si PT CSH bunuh diri, Selanjutnya kami langsung turun ketempat kejadian, untuk melakukan penyelidikan,” ungkap Kasat Reskrim Akp Ardi Kurniawan.
Lebih lanjut Akp Ardi mengatakan berdasarkan informasi yang diperoleh bahwa malam minggu (29/11) pukul 19.30 WIB, korban datang ke kantor block G dan bercerita cerita dengan teman yang piket pada malam itu. Kemudian pukul 21.30 wib pergi ke kamar sebelah untuk membantu saksi an jusniar mengambilkan kunci yg tertinggal di dalam kamar dan kembali lagi ke kantor yang posisi masih berada satu lorong dengan kamar korban(TKP). Pukul 22.30 wib korban kembali ke kamarnya dan tidak keluar lagi.
Sementara itu Jusniar (23) koki stafdi PT CSH, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa semalam korban membantu saksi mengambil kunci kamar.
“ Ya pak semalem sebelum kejadian Korban sempat ngobrol dan dia juga membantu saya mengambil kunci kamar saya yang tertinggal,” jelas Jusniar.
Reza (35), mandor PT mengatakan bahwa dirinya rekan sebelah kamar korban dan pagi tadi sekira pukul 10.00 wib datang ke kamp namun dalam keadaan terkunci kemudian reza bersama 3 orang rekannya thamrin , udin, dan tarmizi mengecek ke belakang rumah camp dan melihat melalui celah kecil kondisi korban tengah tergantung lemas.
Saksi dan rekannya segera menghubungi GM PT.CSH dan segera mendobrak pintu melihat korban sudah tidak bernyawa kemudian melapor ke polsek pelepat.
“ Awalnya kami sudah curiga dengan korban, soalnya seharusnya korban sudah masuk kerja pukul 07.00 WIB, namun hingga pukul 10.00 WIB belum juga masuk kerja,” tutur Reza.
Lebih lanjut Akp Ardi Kurniawan mengatakan setelah kita melakukan indentifikasi terhadap korban, ditemukan Sperma keluar dari kemaluan, lidah tergigit terjulur, bekas jeratan kain pada leher, selanjutnya korban langsung di bawa kerumah sakit umum Hanafi untuk dilakukan visum.
“ Mayat Langsung dibawa kerumah Sakit Umum Hanafi untuk dilakukan Visum,” ujar Ardi.
Sementara itu pantauan di Rumah Sakit Umum Hanafi Muara Bungo Senin (30/11) pukul 17.00 wib mayat korban sudah dibawa keluarga kerumah duka. (ade)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)