Dilaporkan Kepihak Berwajib, Oknum Depkolektor di Jambi Minta Maaf

banner 468x60)

Jambi – Percekcokan yang terjadi antara oknum Depkolektor dengan pemilik motor beberapa bulan lalu yang menimbulkan tindak pidana berakhir dengan Laporan kepada pihak Kepolisian.

Pasalnya, korban (orang tua Kurniadi Hidayat) yang merasa tidak terima atas perbuatan oknum Depkolektor dari salah satu Outsourcing yang ada di Jambi yang ingin mengeksekusi (menarik) motor korban secara paksa.

Atas pelaporan tersebut, oknum Depkolektor tersebut akhirnya meminta maaf kepada korban dan mengajak untuk berdamai secara kekeluargaan.

Saat ditemui, Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara Indonesia (LPKNI), Kurniadi Hidayat mengatakan kejadian ini bermula dari korban yang sedang membawa motor bersama neneknya di cegat oleh Depkolektor yang akan menarik paksa kendaraan roda dua yang berada di dekat Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jambi beberapa Bulan yang lalu.

” Saat itu korban atas nama Krispuniawati membawa neneknya untuk membeli obat pada tanggal 30/4/2019 di samping Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, disetop oleh rombongan penagih (Depkolektor), disaat itu saya datang menghampiri dan mengajak kekantor tapi akhirnya terjadi percekcokan dan akhirnya sampai ke laporan Polresta Jambi dan saat ini laporannya sudah naik” Paparnya, Kamis (8/8/2019).

Kurniadi mengatakan, dirinya memaafkan Depkolektor tersebut karena atas pertimbangan dan hati nuraninya dan akan mencabut laporannya di Polresta Jambi. ” Atas pertimbangan dan hati nurani kita melakukan perdamaian.” Paparnya.

Atas kejadian ini, dirinya menghimbau kepada seluruh penagih hutang (Depkolektor) lainnya untuk berpikir dalam bekerja dalam melakukan tugas yang diberikan pihak perusahaan.

” Kepada seluruh pekerja penagih hutang lainnya untuk berpikir dalam bekerja, seandainya ada resiko kedepannya harus wanti-wanti karena pihak Finance atau Outsourcing jarang yang mau bertanggung jawab, dia bisa lepas tangan. Dasarnya SOP, kami tidak pernah mengajarkan yang demikian” Himbaunya.

Lanjutnya, ia juga menjelaskan pihak Depkolektor tidak berhak untuk menarik apapun jenisnya.”Apapun jenisnya, Depkolektor tidak berhak menarik, karena Depkolektor hanya sebagai Penagih, yang berhak mengeksekusi hanya Pengadilan, karena ada prosedurnya yang berhak menarik atau mengeksekusi hanya pihak Pengadilan. Dengan adanya Pidusia yang didaftarkan pengadilan nanti Ketua Pengadilan memerintahkan untuk mengeksekusi kendaraannya dengan mungutus Jurusita.” Tegasnya.

Sementara itu, Renaldi selaku Depcolector yang melakukan penarikan tersebut, mengaku salah karena sudah berbuat tanpa mengetahui aturan yang sebenarnya.

” Terimakasih banyak buat bapak Kurniadi yang sudah memberikan maaf kepada saya, saya mohon maaf sebesar-besarnya, mungkin ini pelajaran buat saya kedepannya. Saya mengaku salah, saya sudah berbuat kesalahan pada waktu itu.” ungkapnya.

Dirinya mengaku, bahwa ia berbuat sesuai dengan perintah dari Perusahaan Asorsing selaku pihak ketiga, dan lesing dalam perkara tersebut.

“Ya perintah dari lesingnya. Kepada kawan-kawan untuk berhati-hati, karena pihak perusahaan belum tentu mau tanggung jawab.” pungkasnya. (Syah)

Comments

comments

banner 468x60)

Dilaporkan Kepihak Berwajib Oknum Depkolektor di Jambi Minta Maaf

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)