Disinyalir Mendiskriminasikan TKHL dalam Penanganan Covid-19, RSU MHA Thalib Kerinci Kena Demo

96 views
banner 468x60)

KERINCI – Puluhan Tenaga Kerja Harian Lepas atau tenaga HONORER RSU MHA Thalib Kerinci, melakukan unjuk rasa atau aksi damai menuntut adanya Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai untuk menangani pasien suspek Covid 19 yang tengah menjadi pandemi saat ini.

Aksi yang dilakukan TKHL (27/03/2020), juga menyikapi terkait adanya diskriminasi atau ancaman pihak RSU terhadap TKHL yang apabila berani menyampaikan aspirasi akan dirumahkan (dipecat).”Ya hari ini kami sedang melakukan aksi damai terhadap pihak RSU, kami menuntut APD yang memadai dalam melakukan penanganan soal Covid 19 saat ini. Perawat RSU MHA Thalib merasa keamanan diri saat melakukan tindakan terhadap pasien vorona juga terkesan asal-asalan, karena tidak disediakanya APD yang memadai, ” ungkap salah satu TKHL yang tidak ingin identitas nya disebut.

Menjadi garda terdepan yang melakukan tindakan terhadap pasien Corona dengan APD yang jauh dibawah standar membuat kecemasan dan kekhawatiran bagi TKHL mudah terpapar virus Covid 19 yang berbahaya tersebut.”Saat ini perawat melakukan tindakan pasien suspek corona dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) hanya dengan APD yang seadanya bahkan menggunakan mantel atau jas hujan plastik saja,” tambahnya.

Selain menuntut APD yang memadai, puluhan TKHL juga menuntut akan gaji atau honor atau yang layak. Dimana sebelumnya jasa medis bagi TKHL hanya diberikan sebesar Rp 350 ribu sampai Rp 400 ribu / bulan.”Perawat RSU MHAT khususnya tenaga Honorer, merasa tidak layak di berikan jasa medis 350-400 ribu/bulan. Perawat juga menuntut untuk tidak dilakukan deskriminas atau ancaman dirumahkan apabila menyampaikan aspirasi atau meminta gaji,” ucapnya. (Mak)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)