Door… Polisi Tembak Kaki Begal Sadis di Kuala Tungkal

banner 468x60)

KUALA TUNGKAL- Satuan Reskrim Polres Tanjab Barat, Jambi bekerjasama dengan Polresta Jambi berhasil meringkus lima pelaku begal terhadap Mardin (37) Bos Toko Mutiara di jalan Andalas Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjab Barat. Peristiwa pembegalan sendiri terjadi pada Kamis (15/6/17) sekitar pukul 07.30 Wib lalu.

Kelima pembegal itu diringkus kurang dari 24 jam di tempat berbeda usai menjalankan aksinya.

Mereka adalah M. Haris Munandar alias Aris, Alvin alias Apek, Muhammad Dermawan alias Mawan, Hendra alias Hen dan Raden Syamsul Anwar alias Aan. Tiga dari lima pelaku terpaksa ditembak petugas dibagian kaki karna berusaha melawan saat diringkus.

Kapolres Tanjabbar AKBP Alfonso Doly Gelbert Sinaga mengatakan, pelaku yang ditembak merupakan otak pelaku dan resedivis kasus yang sama dengan 3 kali keluar masuk penjara.”Pelaku yang didor adalah otak dari aksi pembegalan di Jalan Kihajar Dewantara. Dari pengembangan kita, mereka aktor intelektualnya dibalik kejadian ini,”ujar Kapolres Tanjab Barat saat menggelar jumpa pers di Mapolres Tanjab Barat, Senin (19/6/17).

Kapolres menjelaskan, para pelaku merupakan komplotan spesialis begal yang kerap beraksi di wilayah Provinsi Riau.

Dari hasil pengembangan, sekitar 1 bulan lalu komplotan begal ini juga melakukan pencurian dengan kekerasan (Curas) terhadap Nasabah bank BNI di daerah Kempas Inhil Provinsi Riau.”Informsi kita kantongi, mereka pemain di Riau, tetapi baru untuk di wilayah Kuala Tungkal. Dalam aksinya kemarin, korban ( Mardin bos toko emas) telah diintai selama 2 hari sebelum dilakukan pembegalan,”terangnya.

Adapun Kronologis kejadian, bermula korban Mardin (37) yang merupakan warga RT 07 Jalan Kihajar Dewantara, Kelurahan Patunas, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjab Barat pada Kamis (15/06/17) sekitar pukul 07.30 Wib keluar dari rumah bermaksud berangkat ke toko emasnya di pasar menggunakan sepeda motor. Ditengah jalan korban dibuntuti dan dicegat 4 kawanan begal yang berboncengan dengan dua sepeda motor dan salah satu dari penjambret membawa senjata, sementara 1 pelaku lagi menunggu dimobil.

Ketika melintas tepat di depan bengkel Johan di Jalan Kihajar Dewantara tiba-tiba diikuti dan diserempat oleh kawanan penjambret berboncengan dengan sepeda motor yang langsung menodongkan senjata api kearah korban.

Salah satu pelaku menodongkan senpi, sementara pelaku lain langsung mengambil tas berisi uang sekitar Rp 1 jutaan. Selanjutnya tas tersebut diberikan ke pengendara lain yang telah siap didekatnya dan membawanya kabur menggunakan mobil.”Perkiraan kawanan itu, korban sore hari sebelumnya membawa pulang emas dari tokonya seberat 1 kg. Pada pagi kejadian itu disangka kawanan ini ada dibawa kembali ke toko, ternyata gambaran kawanan itu meleset,” jelas Kapolres.

Korban akhirnya ditolong warga disekitar TKP dan membawanya ke Polres Tanjab Barat untuk membuat laporan polisi.”Polisi dari reskrim Polres Tanjab Barat dan Polsek Tungkal Ilir yang mendapatkan laporan langsung mendatangi TKP untk melakukan olah TKP dan tim opsnal berupaya melakukan pengejaran,”beber Kapolres gaul ini.

Lanjut Kapolres, pada itu juga, sekira Pukul 17.00 wib, tim Opsnal Polres Tanjab Barat, mendapat informasi keberadaan pelaku, kemudian satuan reskrim Polres Tanjab Barat melakukan koordinasi dengan anggota Sat Reskrim Polresta Jambi untuk membantu lidik salah satu pelaku bernama Hendra karena berdomisili di Kota Jambi.

Dari pengembangan, selanjutnya sekira pukul 00.45 Wib, tim Reskrim Polres Tanjab Barat mendapat informasi bahwa pelaku Haris Munandar telah dimankan di Polresta Jambi dan berdasarkan informasi bahwa benar telah melakukan tindak pidana Curas di Kuala Tungkal.

Dari informasi Haris Munandar inilah, Sat Reskrim Polres Tanjab Barat bersama personil unit reskrim Polsek Tungkal Ilir dan KP3 melakukan lidik keberadaan 3 pelaku lain dan akhirnya tertangkap. (eko)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)