Gara-gara Banjir, Harga Cabai di Batanghari Naik Jadi 100 Ribu Perkilogram

banner 468x60)

Muara Bulian – Berdasarkan hasil pantauan, sejumlah harga kebutuhan bahan pokok di Pasar Tradisional Keramat Tinggi Batanghari mengalami kenaikkan. Untuk saat ini cabai merah tembus di kisaran harga 100 ribu rupiah. Hal ini di karenakan dampak libur dan banjir menjadi salah satu faktor meningkatnya harga komiditi tersebut. Kamis (02/01)

Dalam kurun waktu dua hari terakhir ini, kebutuhan harga bahan pokok di Kabupaten Batanghari melonjak naik. Kenaikan harga itu pun terjadi pada sejumlah hasil komoditi pertanian, seperti cabe rawit yang kini di hargai 50 ribu rupiah perkilogram, dari harga sebelumnya berkisar 30 ribu rupiah. Selain itu, untuk bawang merah juga menunjukan peningkatan harga dari 30 ribu rupiah, kini menjadi 40 ribu rupiah perkilogramnya.

Sementara, untuk lonjakan harga yang begitu tinggi terjadi pada cabai merah, yang tembus di kisaran harga jual 90 sampai 100 ribu rupiah perkilogram. Pedagang pun mengaku, tingginya harga jual di sebabkan meningkatnya daya beli masyarakat, namun tidak di imbangi dengan ketersediaan stok barang dagangan.

Salah seorang pedagang, Nasron juga mengungkapkan, “Ya, untuk kenaikan ini selain karena permintaan banyak namun stok yang sedikit, ada juga dampak lain karena di sebabkan libur panjang serta banjir yang terjadi di sejumlah daerah. Sehingga membuat pasokan cabai ataupun bahan pokok lainya menjadi terganggu,”ungkapnya.(RUD)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)