Gawat….57 Ribu Jiwa Warga Tanjabbar Tak Punya e-KTP

banner 468x60)

20110930E-KTP.gif617567@Laporan Wartawan Rakyatjambi.co, Eko wijaya

‪rakyatjambi.co, KUALA TUNGKAL – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), memberikan batas waktu hingga 30 september 2016 untuk melakukan perekaman data e-KTP. Apabila hal tersebut tidak dilakukan maka warga akan mendapatkan sanksi administrasi.‬

‪Kendati demikian, untuk di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, masih banyak warga wajib KTP belum memiliki Kartu indentitas ini. Jumlahnya cukup funtastis mencapai 57.844 jiwa. Dari jumlah tersebut, warga yang belum memiliki KTP terbanyak yakni warga Kecamatan Tungkal Ilir yang mencapai 12.369 jiwa dari 51.428 jiwa warga setempat yang wajib KTP.‬

‪Berdasarkan data yang diperoleh harian ini rata-rata warga di 13 Kecamatan yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat belum memiliki KTP mencapai ribuan jiwa.‬

‪Selain Kecamatan Tungkal Ilir yang belum miliki KTP sebanyak 12.369 jiwa, untuk Kecamatan lainnya seperti Kecamatan Tungkal Ulu 1.638 jiwa, Kecamatan Pengabuan 5.127 jiwa, Kecamatan Betara 5.151 jiwa, Kecamatan Merlung 3.807 jiwa, Kecamatan Tebing Tinggi 7.253 jiwa,

Kecamatan Batang Asam 7.152 jiwa, Kecamatan Renah mendaluh 3.293 jiwa, Kecamatan Muara Papalik 1.777 jiwa, Kecamatan Seberang Kota 1.528 jiwa, Kecamatan Bram Itam 2.613 jiwa, Kecamatan Kuala Betara 1.803 jiwa dan Kecamatan Senyerang 5.971 jiwa, yang belum memiliki KTP.‬

‪Dikonfirmasi perihal ini, Drs. H. Azwar, MM Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Tanjab Barat membenarkan masih banyak warga di 13 Kecamatan se-Tanjab Barat yang wajib KTP belum memiliki KTP.”Dari 221.898 jiwa warga Wajib KTP 164.054 jiwa warga, itu belum memiliki KTP,”bebernya.‬

‪Oleh karena itulah pihak Dukcapil sendiri kata H. Azwar mendatangi Desa-Desa untuk melakukan perekaman.”Terkadang itu ada warga yang menyebut, kami ni pak di kebun jadi buat apa KTP. Itu kata mereka,”ujarya.‬

‪Selain warga beralasan itu ada juga warga yang masih memegang KTP lama.”Kalau itukan sudah barang tentu tidak berlaku lagi. Walaupun keterangan di KTP itu seumur hidup,”paparnya.‬

‪H. Azwar juga mengakui, pihaknya belum mengetahui apa langkah Pemerintah Pusat setelah 30 september nanti.”Apakah nanti semua jaringan perekaman di stop pusat, kita pun tidak tahu, ataupun pusat hanya mengingatkan agar segera melakukan perekaman sebelum tanggal 30 september itu,”jelasnya.‬

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)