Gawat, Jelang Ramadhan Harga Sembako Mulai Naik

banner 468x60)

KUALA TUNGKAL – Harga sebagian bahan pokok Seperti sayur mayur di Pasar Tradisional Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, beberapa pekan menjelang bulan suci ramadhan sudah mulai merangkak naik.

Kenaikan harga ini mulai dari Rp 3 ribu hingga Rp 4 ribu rupiah setiap kilogram dari bahan pokok yang dijual.

Ani (40) salah seorang pedagang sayur di Pasar Tradisional Parit 2 Kuala Tungkal mengatakan, kenaikan harga sayur sudah terjadi sejak sepekan lalu.”Harga bahan pokok seperti sayur sudah mulai naik. Seperti wortel dari harga 8 ribu naik menjadi 12 ribu per kilogram. Kemudian Kol dari harga 5 ribu naik menjadi 8 ribu. Lalu Cabe Ijo dari harga 22 ribu sekilo naik menjadi 26 ribu rupiah per kilogramnya,” Ujar Ani.

Diakuinya, untuk harga Cabe merah justru mengalami penurunan. Begitu juga dengan harga Cabe Rawit yang masih stabil diharga Rp 35 ribu perkilogram.” Cabe merah turun. Kemarin 35 sekilo, untuk hari ini turun menjadi 28 ribu sekilo. Kalau harga cabe rawit tetaplah diharga 35 ribu sekilonya,” Kata dia.

Menurutnya, tidak stabilnya harga sembako dan sayur mayur menjelang puasa ramdhan ini diakibatkan kurangnya pasokan dari petani.

Hal senada juga dikatakan Lis (45) Pedagang Sayur lainnya. Ia menyebutkan bahwa harga sayur yang mengalami kenaikan itu seperti untuk kembang Kol dari harga 22 ribu perkilogram naik menjadi 26 ribu. Bagitu juga dengan timun dari harga 4 ribu naik menjadi 7 ribu perkilogram.” Biasanya kalau harga sayur mayur ini naik dampak kurangnya pasokan dari petani. Macam cabe yang naik puasa tahun lalu itu akibat panen petani gagal karena banjir. Yang jelas naiknyo harga sayur itu akibat pasokan kurang,” sebutnya.

Terkait naiknya harga sayur dipasar Syafriwan SE Kepala Dinas¬† Perindag Tanjabbar ¬†menyebutkan, seperti biasa dalam kegiatan amaliyah ramadhan pihaknya akan melakukan operasi pasar.¬†” Dalam waktu dekat ini kita akan menggelar rapat bersama bagian Ekonomi guna membicarakan terkait harga sembako menjelang puasa ramadhan,” ungkapnya.

Selain membicarakan bersama bagian Ekonomi, pihak Perindag juga akan membicarakan dengan para pedagang sembako untuk tidak menaikkan harga secara berlebihan. Begitu juga dengan pihak Distributor yang menaikkan harga sembako dengan memanfaatkan moment ramadhan dan hari besar lainnya.” Intinya untuk harga sembako tetap kita pantau. Seperti biasa mau menjelang hari besar ataupun tidak, kita selalu melakukan pemantauan harga sembako dipasar. Agar harga sembako tetap stabil apakah itu menjelang hari besar ataupun saat hari besar itu tiba,” Jelasnya.(end)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)