Genjot PAD Kota Jambi, Ini Penjelasan Sekda Budidaya

banner 468x60)

Jambi – Pemerintah Kota Jambi terus melakukan peningkatan PAD, salah satunya dari retribusi tempat hiburan seperti hotel, rumah makan dan restoran. Namun menurut Sekda Kota Jambi Budidaya bahwa masih ada beberapa pengusaha yang tidak jujur melaporkan pajak pendapatan mereka seperti rumah makan, hotel dan restoran. “Pajak ini kan sangat bermanfaat untuk pembangunan. Sehingga kita terus menggenjot pendapatan dari pajak khususnya untuk pajak hiburan,”ujarnya.

Budidaya juga menghimbau kepada pengusaha tempat hiburan untuk melaporkan pajak sesuai dengan realisasi di lapangan. Dirinya mencontohkan untuk pajak restoran. Konsumen tidak hanya diwajibkan membayar makanan namun juga pajak. Nah,pajak yang telah dibayar konsumen tersebutlah terkadang tidak dibayarkan ke pemerintah. Begitu juga dengan hotel. Jumlah tamu yang datang,terkadang jumlahnya tidak dilaporkan sesuai dengan realisasi dilapangan. “Harusnya mereka jujur biaya untuk makan yang dibayar konsumen dengan pajak yang sudah dibayar oleh konsumen saat membayar di kasir. Kadang apa yang mereka laporkan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Sehingga perlu kita lakukan uji petik. Misalnya kita lihat di rumah makan itu ramai tapi kok pajak yang dibayar sedikit. Padahal kita sebagai konsumen sudah membayar untuk pajaknya sekaligus. Kalau tidak dilaporkan ke pemerintah, sebagai konsumen tentunya kita merasa dirugikan,”bebernya.

Lalu,berapa potensi kehilangan PAD tersebut? Budidaya tidak menjelaskan berapa potensi kerugian akibat ketidakjujuran pengusaha. Namun menurutnya jika memang seluruh pengusaha bisa jujur melaporkan pajak, angka potensi kenaikan PAD bisa mencapai 20%. “Jumlah pastinya saya kurang tahu percis namun jika di optimalisasi kan, PAD  kita bisa meningkat hingga 20% dari pajak hiburan,” pungkasnya.

Laporan Wartawan Kota Jambi (Syah).

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)