Harga Cabai Semakin “Pedas”, Diskoperindag Batanghari Janji Akan Terus Pantau Pasar

165 views
banner 468x60)

Muara Bulian – Pada pergantian awal tahun baru 2020, harga cabai merah di Pasar Tradisional Keramat Tinggi Batanghari meroket naik, seperti yang di sampaikan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil Dan Menengah, Perindustrian Dan Perdagangan (Diskoperindag), kenaikan ini kemungkinan di akibatkan oleh permintaan yang meningkat dan stok cabai yang masuk di Batanghari hanya sedikit. Kamis (02/01)

 

Kabid Perdagangan Feriyanto mengatakan, sesuai dengan pantauannya harga cabai di pasar keramat tinggi memang benar mengalami kenaikkan, mulai dari 80 ribu hingga 100 ribu, berdasarkan pengakuan pedagang kenaikan ini di sebabkan oleh stok cabai yang masuk di Batanghari hanya sedikit karena liburan akhir tahun dan adanya banjir di berbagai daerah.

“Kenaikan ini terjadi dalam dua hari ini, dan kenaikan ini bisa jadi di karenakan permintaan banyak sedangkan penawaran sedikit maka harga akan naik, yang di maksud disini pedagang yang menjual cabai dapat di hitung dengan jari, hanya ada satu hingga tiga orang saja, sehingga stok sedikit dapat menyebabkan kenaikan,”ucap Feri.

“Untuk masalah apakah pedagang bermain harga, untuk 4 hari kedepan kami akan selalu melakukan pemantaun, apabila ada permainan harga maka kami akan memberi sanksi, karena dugaan ini bisa saja terjadi, jika seperti kemarin yang menjual hanya satu hingga tiga orang, maka hal ini bisa saja di manfaatkan pedagang, namun untuk hal ini pihaknya belum bisa memvonis langsung bahwa ada pedagang bermain di dalamnya, akan tetapi kami akan selalu melakukan pemantauan dalam hal ini,”ujarnya. (RUD)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)