Harga Jual Meroket, Penghasilan Petani Sawit Tidak Bertambah

banner 468x60)

avatar2999936_1

*Musim Trek Petani Menjerit*

rakyatjambi.co, MERLUNG, Tanjab Barat- Menjerit, Ya begitulah yang dirasakan Petani sawit di Desa merlung, kecamatan merlung, kabupaten tanjung jabung barat saat ini. Harga jual TBS (tandan buah segar) kini berkisar di angka Rp 1500-1600 per kilogram. Namun harga yang sudah cukup lumayan tinggi itu belumlah bisa membuat petani tersenyum lebar. Pasalnya, produksi sawit kini sedang dilanda trek. Akibatnya, penghasilan petani tidaklah meningkat. Ini menjadi salah satu keluhan utama pekebun sawit di Desa Merung saat ini.‬“Harga sawit  tinggi. Kini harga jual di tingkat petani harganya Rp 1.500- RP 1600 sekilonya. Tapi sawit kami trek,” tutur Bujang, Seorang petani di Desa Merlung.

Diakui bujang, musim trek parah yang dialami tanaman sawit di kawasan setempat disebabkan oleh kemarau panjang yang terjadi pada satu tahun lewat. Kalau tak kemarau panjang tahun lalu, menurutnya, saat ini seharusnya buah sawit masyarakat di desanya sudah membanjir. Namun apa hendak dikata. Petani hanya bisa berusaha semampunya saja.‬“Biasanya panen 5 ton kini cuma 1,5 ton, pokoknya miris mas. Panen bisa tiga kali sebulan. Namun hasil sawit belum bisa memenuhi kebutuhan pupuk. Belum lagi ditambah beban kredit yang harus dicicil para petani karena meminjam uang di bank,” Ujar pria pemilik 6 hektar kebun sawit ini.

‪lanjut bujang, Selain karena pengaruh kemarau, treknya buah sawit warga setempat diyakini bujang juga berdampak pada usaha masyarakat setempat.” Biasanya tukang bakso tusuk yang jualan keliling itu mampu meraup RP 250 ribu namun kini hanya RP 150 ribu. Begitu juga dengan pedagang manisan dan sayur yang penghasilannya ikut merosot sejak sawit trek ini, hasil sawit saat ini cuma cukup untuk pupuk dan upah nerbas aja mas,” Keluh Bujang.

‪Bujang menambahkan, guna memenuhi semua kebutuhan, petani sawit di Desa merlung kini terpaksa mencari usaha tambahan. Kalau hanya mengandalkan hasil sawit, diyakini tidak akan mampu memenuhi semua kebutuhan.“Karena buah lagi trek, banyak petani di desa kami yang mencari usaha tambahan.” Tandasnya.(eko)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)