Hati-hati, Pejabat ASN Berpolitik Praktis Akan Ditindak Pidana

banner 468x60)

MERANGIN – Memasuki tahun politik dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Bumi Tali Undang Tambang Teliti yang akan dihelat pada Juni tahun 2018 mendatang, tanpaknya nama-nama yang akan bertarung untuk memperebut BH 1 FZ periode 2018-2023 sudah mulai melirik perhatian masyarakat

Bahkan tidak jarang para pejabat Aperatur Sipil Negara (ASN) juga ikut didalam berpolitik praktis untuk memenangkan calon dukungan kuat dalam memperebut BH 1 FZ tersebut.

Mengenai permasalahan tersebut, Bupati Merangin Al Haris, usai melantik eselon III dan IV  diruang Aula utama Rumah Dinas Bupati mengatakan, sebagai pejabat ASN tidak diperbolehkan ikut berpolitik praktis.”Ya, didalam Undang-Undang ASN dan KPU kan udah jelas, jika terbukti dan ditemukan oleh Panwas Kabupaten, apabila pejabat ASN melakukan politik praktis akan ditindak pidana,” ungkapnya.

Dicerikatan Bupati, banyak pejabat ASN di Kabupaten lain yang diberhentikan akibat ikut berpolitik ini. Jadi jangan sekali-kali PNS ikut didalam berpolitik pada Pilkada 2018 mendatang.”Saya katakan, jangan sekali-kali pejabat terlibat dan ikut dalam politik praktis ini, karna di tempat lain sangat banyak PNS yang dipidana dan diberhentikan. Bahkan saya sendiri, jika hari ini kira-kira ada undangan hadir dalam kontek politik, satupun saya tidak akan mebawa Ajudan yang berstatus PNS maupun pegawai lainnya, karna itu tidak boleh,” tandasnya.(anto)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)