Hut Kemerdekaan RI, Ini Pesan Dandim 0419/ Tanjab Untuk Generasi Muda

banner 468x60)

IMG-20160819-WA0004Laporan Wartawan Rakyatjambi.co, Eko wijaya

rakyatjambi.co, KUALA TUNGKAL
Komandan Distrik Militer (Dandim)0419/ Tanjab Letkol Inf Aqsha Erlangga mengatakan Makna Kemerdekaan Republik Indonesia begitu luas dan mendalam. Kemerdekaan didapat bukan karna Hadiah melainkan dari keringat, darah bahkan nyawa dari para pejuang pendahulu.

Selaku generasi muda, Kata Dandim, jangan pernah melupakan sejarah.“Kemerdekaan bangsa kita ini bukan didapat secara cuma cuma, bukan hadiah, sejarah mengatakan karna perjuangan para pendahulu kita. Oleh sebab itu generasi muda jangan lupa oleh sejarah, kalau kita lupa dengan sejarah kita, otomatis kita akan lupa dengan jati diri kita,” Terang Dandim 0419/ Tanjab Letkol Inf Aqsha Erlangga.

Dia mengungkapkan, Selaku generasi bangsa, saat ini kita masih harus tetap berjuang. Karna tanpa disadari bangsa indonesia masih dijajah oleh bangsa luar dengan metode yang berbeda dari para penjajah terdahulu.“Sekarang negara kita ini bukan landai aja tidak ada yang menjajah, padahal negara kita ini masih dijajah dengan metode yang berbeda. kalau dulu dijajah mereka datang ke sini inflasi, kalau sekarang tidak. Mereka menjajah menggunakan Sarana media seperti narkoba, terus budaya budaya asing yang sengaja ditanamkan ke generasi kita supaya generasi kita lupa, kembali lagi lupa sejarah, setelah itu apatis dengan kondisi bangsa kita,” papar Dandim.
Dandim berharap kepada generasi muda agar tetap tidak terpengaruh dengan perkembangan jaman yang dapat merusak budaya indonesia.“Jangan termakan oleh apa yang ada dimata kita dengan mengikuti perkembangan jaman seperti kekinian dan sebagainya, itu ada lah media media dari asing yang berupaya untuk mempengaruhi negara kita supaya kita lemah. Kalau generasi muda kita lemah pasti kedepannya akan dikuasai semua lini oleh mereka (penjajah), jadi jangan terlena dengan ada yang sekarang.”Jelas nya.

Dandim menambahkan Selaku generasi muda kita harus lebih berhati hati dengan budaya asing yang masuk ke Indonesia, karna secara tidak sadar hari ini bangsa indonesia tengah di perangi oleh bangsa luar dengan menggunakan metode perang proksi, yakni perang menggunakan kaki tangan dan media lain.” Metode yang digunakan sekarang bukan metode perang konfensional, sekarang medote perang proksi, perang proksi itu menggunakan kaki tangan lain dan menggunakan media lain, tandasnya.

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)