Ini isi Klarifikasi Direksi RSUD Raden Mattaher Terkait Permohonan Maaf

banner 468x60)

IMG-20170125-WA0020

rakyatjambi.co, JAMBI – Terkait  konferensi pers yang digelar oleh pihak RSUD Raden Mattaher tanpa sesi tanya jawab, pada kesempatan yang sama Plt Direktur drg. Iwan Hendrawan menyampaikan bahwa ada pertemuan dengan Ketua PPNI membahas tentang sidak yang dilakukan oleh Gubernur Jambi H. Zumi Zola.”Tadi saya minta maaf karena tidak ada sesi tanya jawab dengan rekan media, karena ada pertemuan penting dengan pihak ketua PPNI Pusat,” jawab drg. Iwan Hendrawan, Rabu (25/01/17).

Sebelumnya saat konderensi pers, drg. Iwan Hendrawan mengatakan pihaknya meminta maaf kepada seluruh masyarakat di Provinsi Jambi atas kejadian tersebut, dan pihaknya menyadari pelayanan yang diberikan belum sepenuhnya memuaskan.”Pelayanan kedepannya akan kita optimalkan,” ujarnya.

Plt Direktur juga menambahkan permohonan maaf kepada tenaga kesehatan yang ikut terpojokkan atas kejadian khususnya profesi perawat.

drg. Iwan menghimbau agar segala bentuk hujatan dan pernyataan yang bersifat ujaran kebencian kepada semua pihak agar dihentikan.”Beri kesempatan kepada kami untuk bekerja lebih baik, dan kita akan lebih mengoptimalkan pelayanan,” ungkapnya

Lanjutnya, “Semoga dengan kejadian ini kita semua dapat mengambil hikmahnya demi kebaikan seluruh masyarakat Jambi,” jelasnya

Sementara itu terkait dengan karyawan RSUD Raden Mattaher yang terkena SP 3 yang berjumlah 13 nama, drg. Iwan Hendrawan sudah memanggil mereka satu persatu dan itu sedang diproses karena tidak semuanya yang sedang tidur saat jam kerja.”Secara aturannya kita sedang proses dan sanksi sudah kita proses dari 13 orang itu bukan berarti salah semua, ada yang bangun tapi namanya dicatat, kita ada investigasi kita lihat kesalahannya dan kita akan layangkan surat peringatan sesuai dengan tingkat kesalahannya,” pungkasnya.

Laporan Wartawan Provinsi (Jrw).

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)