Ironis, Baru Seumur Jagung Kondisi Jembatan Beton Parit 4 Tanjung Senjulang Sudah Rusak

banner 468x60)

TANJAB BARAT-Baru seumur jagung pengerjaan pembangunan jembatan penghubung  beton Parit 4 Desa Tanjung Senjulang,Kecamatan Bram  Itam yang melalui dana APBD tahun anggaran 2019.kini kondisinya mulai banyak yang rusak.rusaknya jembatan tersebut pagar penahan yang akan dijadikan pembatas sisi jembatan banyak yang  bergoyang,tapak tiang retak-retak.

Bukan hanya itu saja,sebelumnya jembatan ini pernah amblas kondis pagar pembatasnya,kemudian hal tersebut pihak rekanan melakukan perbaikan.namun perbaikan tersebut tidak begitu lama,rusaknya kembali terjadi lagi.padahal akibat hal tersebut seharusnya pihak rekanan dapat respon kembali terkait hal yang ada.

Yang lebih ngiris,dengan kondisi rusaknya beberapa kali jembatan kemudian dilakukan perbaikan lagi,dan kemudian rusak kembali.seharusnya pihak isntasi terkait (dinas Perkim-)mendapat respon akan kondisi yang  dikerjakan oleh pihak rekanan,ini malah dibiarkan saja.padahal jembatan ini merupakan jembatan akses warga untuk melintas diantaranya, untuk lintas anak sekolah menuju tempat belajar maupun aktivitas lainnya.yang ditakutkan kerjaan ini dilakukan pengerjaan diduga asal jadi.

Dari hasil pantauan dilapangan ,bahwa kondisi jembatan penghubung tersebut diduga belum bisa dikatakan layak digunakan oleh warga setempat ,sebab jembatan ini sedikit membahayakan pengguna jalan  baik pengguna jalan kaki dan pengguna jalan kendaraan roda dua.

Arbain  salah satu pengguna jalan kendaraan roda saat disambangi awak media mengatakan,pihaknya selaku pengguna jalan prihatin akan kondisi pembangunan jembatan ini,karna kondisinya baru dibangun saja sudah mengalami kerusakan.

“bagaimana selanjutnya mas,jika kondisi jembatan ini tidak ada perhatian lagi oleh pemerintah daerah .takutnya kondisinya lebih membahyakan lagi.”cetusnya

Ditambahkanya,dengan kondisi seperti ini  diharapkan isntansi terkait dapat melihat langsung kondisi jembatan ,jangan hanya duduk dan menganggarkan saja.

“jika sudah memakan korban baru dilakukan pembenahan.”ucapnya

Sementara itu,kades Tanjung Senjung Mardani saat ditemui awak media menuturkan,pihaknya  selaku kepala desa ,untuk dari bentuk jembatan yang dibangun  tersebut,tidak sesuai dengan apa yang diharapkan,karna jembatan yang dibangun ini kurang begitu lebar untuk dilintas para pengguna jalan roda dua.

“untuk  terkait jembatan yang rusak ini pihaknya berharap dapat segera perbaiki oleh pihak instansi terkait,agar ketakutan warga jika melintas tidak akan terjadi apa-apa.apaplgi pada malam hari.”ungkapnya kades (by)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)