Jadi Saksi Dipersidangan, Supriono Ngaku Uang Ketok Palu Sudah Tradisi Sejak 2014

banner 468x60)

Jambi – Sidang lanjutan kasus uang ketok palu RAPBD 2018 kembali dilanjutkan di Pengadilan Negeri Jambi. Kali ini anggota DPRD Provinsi Jambi Supriono yang merupakan terdakwa OTT Uang Ketok Palu dihadirkan untuk mendengarkan kesaksiannya. Bertempat diruang Sidang Kartika Pengadilan Negeri Jambi. Rabu (7/3).

Hasil pantauan wartawan dilapangan tampak dalam ruangan persidangan tersebut penuh dipadati awak media. Dan dalam proses persidangan ini ketiga terdakwa yakni Erwan Malik, Saipudin, dan Arfan merasa keberatan atas keterangan saksi terdakwa Supriono yang telah diungkapnya.

Supriyono diperiksa sebagai Saksi dari ketiga Tersangka, yaitu mantan Plt Sekda Provinsi Jambi Erwan Malik, mantan Plt Kadis PUPR Arpan, dan mantan asisten III Setda Provinsi Jambi Saipudin.

Dalam keterangannya, Supriyono mengatakan tradisi uang ‘ketok palu’ RAPBD telah berlangsung sejak tahun 2014.”Dari tahun 2014 sampai 2017 itu sudah ada pak sekitar 100 juta, dan 2018 itu 200 juta, ” papar Supriyono saat menjawab pertanyaan JPU KPK.

Saat ditanya siapa yang mengusulkan uang pelicin pengesahan RAPBD?, Supriyono menjawab, bahwa uang ketok palau dilakukan atas aspirasi dari seluruh anggota Dewan.”Kalau uang ketok palu dilakukan atas aspirasi dari seluruh anggota dewan pak’, katanya.

Laporan Wartawan Provinsi Jambi (Syah).

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)