Jaksa Mengajar Kesekolah, Junaedi Rahmat: Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan melalui Pemahaman Sejak Dini tentang Korupsi

banner 468x60)

MUARASABAK, RJC – Bertempat di Aula Kantor Dinas pendidikan Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) digelar Lomba Cerdas Cermat (LCC), diikuti 16 SMPN Tanjabtim pada Rabu (30/10/2019) dibuka langsung Kejari Tanjabtim DR Irfan Jaya SH MH.

 

Kepala Dinas Pendidikan Tanjabtim Junaedi Rahmat berkata, ini merupakan bentuk upaya peningkatan  mutu pendidikan bagi anak didik kita, LCC bertema Pendidikan anti korupsi tingkat SMP Se_Kabupaten Tanjabtim Tahun 2019.

 

Melalui kesempatan ini saya atas nama pemerintah Tanjabtim menyampaikan Apresiasi yang tinggi atas inisiatif kejaksaan negeri Tanjabtim untuk menjalin kerjasama yang tidak hanya melakukan pengawalan program-program dan anggaran melalui TP4D, tetapi juga kegiatan strategis dan konkret terhadap peningkatan mutu pendidikan melalui jaksa mengajar kesekolah.

 

Sejak dicanangkan program pendidikan anti korupsi masuk dalam kurikulum pembelajaran pada tahun 2018, dari 11 kabupaten/kota di Provinsi Jambi, Tanjabtim telah melaksanakan program ini, maka kita beri Uplus.

 

Kerjasama ini harus terus dilanjutkan dan saya harapkan ada rumusan sebuah kurikulum, bukan berarti harus memunculkan pelajaran baru tetapi terintegritas dengan mata pelajaran yang sudah ada, dengan cara inovatif dan kreatif dengan kegiatan ini, salah satunya kegiatan pembinaan minat, bakat dan prestasi seperti LCC yang dilaksanakan saat ini.

 

Sejalan dengan semangat dan komitmen, pendidikan tanggungjawab bersama, pendidikan anti korupsi menjadi penting dalam menunjang program penguatan karakter bagi siswa/siswi kita, salah satu poinnya adalah integritas yang menjadi pintu masuk penerapan kurikulum disekolah.

 

Ada beberapa tujuan yang bisa dicapai dengan program jaksa mengajar kesekolah, pembentukan dan pemahaman sejak dini mengenai berbagai bentuk korupsi dan aspek-aspeknya, perubahan dan sikap terhadap korupsi, pembentukan keterampilan dan kecakapan yang dibutuhkan dalam melawan prilaku korupsi.

 

Singkatnya pendidikan anti korupsi ditujukan agar siswa dapat mengenali dan meninggalkan setiap tindakan yang mengarah pada prilaku koruptif, dengan menanamkan nilai kejujuran, tanggungjawab, keberanian, keadilan, keterbukaan, kedisiplinan, kesederhanaan, kerja keras dan kepedulian, saya berharap Kabupaten Tanjabtim lebih maju, baik dan bersih untuk masa depan, ungkap Junaedi Rahmat. (4N5)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)