Jalan Desa Temenggung Dibenahi

banner 468x60)

IMG-20170304-WA0006

Mulyadi : Kendaraan yang bermuatan hasil bumi belum bisa melintasi jalan tersebut karena dilarang warga

Jambi – Terkait longsor yang mengakibatkan jalan di Desa Temenggung, Kecamatan Limun Kabupaten Sarolangun terputus, menanggapi hal tersebut Plt BPBD Provinsi Jambi Dalmanto saat dikonfirmasi oleh Wartawan RakyatJambi.co melalui via telpon dirinya mengatakan bahwa jalan yang terputus sudah bisa dilewati.” Untuk sekarang jalan yang sempat terputus sudah bisa lewat, dan sudah ditangani oleh Dinas PU Kabupaten Sarolangun,” katanya.

Dalmanto juga mengatakan bahwa pihaknya sudah berkordinasi ke daerah setempat untuk mendorong upaya agar kejadian tersebut bisa diatasi.” kalau bantuan dari Provinsi belum, kita hanya mendorong saja karena masih bisa ditangani oleh pihak kabupaten daerah,” terangnya.

Sementara itu Kepala BPBD Kabupaten Sarolangun Mulyadi saat dikonfirmasi melalui via telpon dirinya mengatakan pihak PU dan BPBD daerah sudah turun kelapangan dalam menaggulangi jalan yang sempat terputus di desa Temenggung,” kita sudah turun kelapangan bersama PU dan BPBD, dan saat ini pihak PU sedang mengkaji nilai jalan tersebut,” kata Mulyadi, Sabtu ( 4/3/2017 ).

Mulyadi menambahkan longsor terjadi sekitar pukul 05.00 wib, Jumat subuh, sehigga jalan terputus, dan dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” terjadinya longsor pada subuh hari dan kita sudah mendata tidak ada korban,” tambahnya.

Mulyadi mengakui bahwa saat terjadi longsor pihak personil gabungan dari PU dan BPBD berjumlah enam personil yang turun kelapangan,” iya ada enam orang itu gabungan,” ungkapnya.

Terkait kendaraan yang melintasi jalan tersebut Mulyadi menerangkan bahwa kendaraan yang bisa melewati jalan tersebut hanya kendaraan pribadi.” Sekarang jalan tersebut bisa dilewati dan hanya mobil pribadi saja seperti kijang, untuk kendaraan yang muatannya bertonase berat seperti angkutan hasil bumi sawit dan karet tidak bisa melewati jalan tersebut karena warga setempat melarang,” terangnya.

Mulyadi juga megatakan pihak BPBD daerah akan terus terus melakukan patroli didaerah – daerah yang rawan longsor dan banjir,” kita dari pihak BPBD terus lakukan patroli di wilayah rawan banjir dan longsor seperti wilayah pauh, setimpun dan mandiangin,” pungkasnya.
Laporan Wartawan Provinsi Jambi, ( Syah )

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)