Jambi Masih Menempati Posisi ke Empat Rawan Peredaran Gelap Narkoba

banner 468x60)

Heru Pranoto : Tingkat kerawanan di Provinsi Jambi ini perlu mendapatkan perhatian yang sangat serius

Jambi – Berdasarkan hasil penelitian antara UI dan BNN RI tahun 2017 Provinsi Jambi sangat mengkhawatirkan menduduki peringkat 4 (empat) di seluruh Indonesia tentang bahaya Narkoba. Hal tersebut dikatakan oleh Kepala BNNP Jambi Brigjen Pol Heru Pranoto saat diwawancarai oleh awak media usai Upacara Sumpah Pemuda dilapangan kantor Gubernur Jambi. Senin pagi (29/10).

“Jadi artinya tingkat kerawanan di Provinsi Jambi ini perlu mendapatkan perhatian yang sangat serius, oleh karenanya kami dari pihak BNNP akan melakukan beberapa program-program yang tentunya melalui kegiatan yang sifatnya preventif dan refpreship, Preventif ini kita kedepankan P2M,” katanya.

” P2M ini kegiatannya salah satunya yang kita lakukan pada pagi ini dalam rangka hari Sumpah Pemuda, Pemuda-pemudi kita mendeklarasikan menolak Narkoba, tidak hanya sebatas menolak saja kita akan berikan pemahaman tentang bahaya Narkoba. Nanti mereka akan menjadi agen-agen yang untuk menyebarkan bahaya Narkoba sehingga akan menjadi panutan, ” Lanjutnya.

Untuk menditeksi dini modus-modus penyebaran Narkoba, Heru juga mengatakan pihaknya akan terus berupaya memberikan informasi tentang modus – modus Narkoba.

” Kita akan menggunakan beberapa upaya-upaya antara lain karena Narkoba ini masuk di semua lini jadi komunitas-komunitas yang ada di masyarakat bisa memberikan informasi sebanyak-banyaknya kepada pihak aparat. Antara lain mereka akan kita informasikan tentang modus-modus mereka, ” paparnya.

Heru juga menyampaikan agar masyarakat harus berani melaporkan kepada aparat baik kepolisian dan BNN bila ada indikasi penyebaran Narkoba.

” Modus penyebaran Narkoba ini sudah berani mendekati tempat-tempat pendidikan dengan mengklamufasekan bentuk-bentuk makanan yang anak suka. Kalau mereka sudah masuk kesana tanpa diberikan pemahaman kepada guru-guru mereka maka ini sangat membahayakan sekali. Maka yang paling utama adalah masyarakat harus berani melaporkan kepada aparat baik kepolisian maupun BNN kalau ada indikasi itu kita akan lakukan langkah-langkah refpreship,” pungkasnya.

Laporan Wartawan Provinsi Jambi (Syah).

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)