JPU Pertanyakan Dua Saksi Terkait Pendistribusian Uang Sugaan Suap Ketok Palu

banner 468x60)

Jambi – Kali ini sidang lanjutan dalam kasus uang ketok palu RAPBD Tahun 2018 kembali dipersidangkan. Usai Supriono yang telah memberikan keterangannya sebagai saksi giliran Wahyudi dan Ivan juga dipintai keterangan sebagai saksi. Bertempat di ruang Kartika Pengadilan Negeri Jambi. Rabu (7/3).

Saat ditanyai oleh JPU kepada saksi Wahyudi, JPU mengatakan kapan beliau dihubungi oleh Arfan? Tanya JPU.

Namun Wahyudi mengatakan pada hari minggu tanggal 26 November 2017 lalu dirinya mengakui ditelpon oleh saudara Arfan. ” Waktu itu saya sedang makan dengan keluarga namun saudara Ivan menelpon saya untuk segera pergi kerumah Pak Cek Man, Waktu itu kami berempat kerumah Pak Cek Man dan saudara Ivan yang membawa mobil mengantarkan Pak Saifudin dan Pak Arfan kerumah Pak Cekman, sedangkan saya sama Ifan menunggu diluar,” ungkap Wahyudi salah satu saksi.

Lanjut JPU menanyakan apakah pembahasan mereka Arfan, Saifudin, dan Cek Man yang anda ketahui? Tanya JPU. ” Saya tidak tahu sama sekali apa yang dibahas mereka yang mulia”. Sebut Wahyudi.

Selanjutnya JPU juga menanyai terkait tugas Wahyudi dalam kasus ini,” Apakah saudara saksi ditugaskan sebagai mencatat pendistibusian uang pembagian, ” tanya JPU.

Saksi menjawab,” Iya yang mulia, setelah saya catat saudara Saifudin dan Arfan mengambil catatan tersebut melalui difoto,” terang Wahyudi.

” Setelah itu ada perindustribusian uang akan dibagikan ke beberapa fraksi diantaranya PDI, Restorasi Nurani, dan Gerindra,” lanjut Wahyudi.

JPU menanyakan berapa besaran rupiah yang akan di distribusi, Wahyudi menjawab dirinya tidak mengetahui besaran uang tersebut yang terletak didalam mobil milik Ivan.” Jumlahnya saya tidak tahu, dan kita menggunakan mobil Pak Ivan, uang tersebut

ada lima dus, satu dus kurang lebih lima milyar, uang pecahan seratus ribu yang akan disimpan dirumah Pak Wasis lantai dua,” terang Wahyudi.

” Setelah itu kami sempat ngopi sebentar saat itu hari hujan dan kami melakukan pendistribusian kerumah Pak Cek Man, Uang untuk Cekman sebesar 700 juta. Setelah dari rumah Pak Cekman dikompleks pasir putih, kemudian kami kerumah Pak El Helwin di dekat SMA 10 daerah Pematang Sulur, Uang untuk Pak El Helwin sebesar 600 juta, Setelah itu kami berencana pulang dan sekaligus mengarah kerumah Pak Arfan sekalian mampir tapi beliau berada di Swiss Bell minta bertemu di sana saja,” Lanjut Wahyudi.

Masih pertanyaan JPU, adakah lagi pendistribusian uang tanya JPU? ” Masih yang mulia, seingat saya jam setengah enam hari Senin saya dibanguni oleh Pak Ivan agar kerumah Pak Saifudin tapi ternyata Pak Saifudin mengajak kami melakukan pendistribusian, pertama kali itu didaerah Mayang kerumah Pak Juber dengan jumlah 700 juta, Dan setelah itu menyerahkan ke Tajudin sebesar 600 juta, Untuk Fraksi Bintang Keadilan dengan sisa uang 300 juta akan dibagikan yang disimpan dirumah Pak Wasis,” Ungkap Wahyudi.

Sementara itu saksi Ivan saat ditanyai oleh JPU, JPU menanyakan keterlibatan Ivan.” saudara Ivan, anda disini dilibatkan sebagai apa,” tanya JPU.

Namun Ivan menjawab pertanyaan hakim dengan singkat.” Apa yang disampaikan saudara Wahyudi itu semua sama yang mulia,” pungkas Ivan.

Laporan Wartawan Provinsi Jambi (Syah).

 

 

 

 

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)