Kapolres Tanjabtim Beberkan Pencapaian Kinerja 2018

banner 468x60)

 

 

 

 

 

 

MUARASABAK, RJC–Kapolres Tanjabtim AKBP Agus Desri Sandi menggeluarkan Pers Release Kinerja Polres Tanjabtim selama 2018 dengan perbandingan pencapaian kinerja di tahun 2017.

Penyampaian kinerja yang dibeberkan pada pagi Senin (31/12) dilaksanakan di ruangan rapat utama dan dipimpin langsung oleh Kapolres Tanjabtim AKBP Agus Desri Sandi didampingi oleh para kasat dan Kabag jajaran polres Tanjabtim. “Semoga bisa membawa suatu hikmah, kedepan dan evaluasi serta semoga bisa mengatur langkah kedepannya, baik ditingkat kepolisian maupun Pemda, ” ucap Kapolres Tanjabtim saat membuka acara Pers Release.

Disampaikan Kapolres, jumlah tindak pidana Tahun 2017 sebanyak 240 dan di tahun 2018 berjumlah 239, terjadi penurunan sebanyak 1 kasus, penyampain perkara 189 ditahun 2017 dan 197 tahun 2018 mengalami penurunan penyelesaian sebanyak 16, 93 persen, penyelesaian menurun 11 persen lebih, sesuai dengan jumlah penduduk resiko kejadian 1 tindak pidana, selang waktu 2″ 11 ditahun 2017 dan 2″ 12 tahun 2018, masih stabil, terangnya.

Untuk perbandingan gangguan kamtibmas berjenis kejadian diperingkat pertama yakni pencurian biasa ditahun 2017 sebanyak 25 kasus penyelesaian 32 di tahun 2018 berjumlah 33 kasus 21 penyesuaian, kedua mengalami peningkatan yang signifikan di 2017 penganiayaan ringan 27 perkara selesai 22, di 2018 20 diselesaikan 18 perkara dan yang ketiga permainan judi, tahun 2017 sebanyak 17 kasus selesai 7, tahun 2018 12 kasus, 13 penyelesaian.
Ada juga beberapa kejadian kasus menonjol, berpengaruh terhadap gangguan terhadap situasi masyarakat seperti beberapa kasus sudah kita garis merah yakni pencurian dengan pemberatan dan pencurian dengan kekerasan, curanmor dan kejahatan terhadap jiwa dan pembunuhan serta narkotika, jumlah keseluruhan mengalami penurunan dari 73 kasus 2017 menjadi 66 kasus tahun 2018, Alhamdulillah wilayah Tanjabtim tidak mengalami suatu keamanan yang rawan.

Data kasus yang menonjol dan pengungkapan kasus, kasus pembunuhan dilambur luar, kasus Beni Lobster, kasus miras dan pembunuhan di Kecamatan Kuala jambi dan kasus pembunuhan anak dibawah umur kecamatan Mendahara, ungkap Kapolres.

Sementara itu, data lalu lintas, Kasus laka lantas ditahun 2017 25 kasus dan 37 kasus ditahun 2018, mengalami peningkatan penyelesaian hampir semuanya, dengan korban meninggal dunia 2017 sebanyak 9 orang, 16 orang ditahun 2018, luka berat dan ringan juga mengalami peningkatan sebanyak 2 dan kerugian materi sebesar Rp. 66.900.000 tahun 2017 dan 69.500.000 tahun 2018, pelanggaran tahun 2017 sebanyak 5.074 pelanggaran dan 4.495 pelanggaran ditahun 2018, dianalisa laka lantas dari tahun 2017 dan 2018 ini, karena pembangunan jalan oleh Pemda mengalami peningkatan signifikan dan masih minimnya rambu lalu lintas, dimungkinkan ini salah satu penyebab laka lantas jelas Kapolres.

Pembangunan Aula samping Polres Tanjabtim bantuan Pemda Tanjabtim tahun 2018 dan dapat bantuan dari Polri pembangunan 3 rumah dinas dan fasilitas umum, yakni Polsek Geragai, Berbak dan Kuala Jambi dan beberapa prestasi yang berhasil diraih Polres Tanjabtim ditahun 2018.
Dikesempatan tersebut juga Kapolres mempersilahkan bertanya, dari media mempertanyakan kasus penyelundupan yang datanya 0 ditahun 2018 , yakni penyelundupan minyak Bayung dipelabuhan Samudra dan elektronik dan beberapa lainnya dan pertanyaan pelecehan seksual di Kecamatan Muarasabak Timur? Langsung dijawab Kapolres kasus minyak bayung tersebut tidak memenuhi unsur, sehingga kasus tersebut sudah di SP 3 kan, tukasnya.

Secara geografis Tanjabtim daerah pesisir yang langsung berhubungan dengan laut, rawan penyelundupan dan tidak termonitor dan dibilang banyak pelabuhan tikus, sudah kita antisipasi, bukan berarti 0 penangan penyelundupan ditahun 2018, bukan kelengahan kita namun kinerja satuan Polres Tanjabtim sudah melakukan suatu antisfasi supaya tidak terjadi penyelundupan. “Kitapun sudah mendirikan beberapa pos Polair di Kuala Jambi dan Nipah Panjang yang merupakan jalur utamanya penyelundupan dan juga kami sudah berkoordinasi dengan Pihak lainnya, untuk menciptakan keamanan diwilayah Tanjabtim.
Untuk penangan dugaan pelecehan seksual sudah dilakukan penanganan dan sekarang masih menunggu hasil cek DNA, ” tutup Kapolres. (4N5)

 

 

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)