Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Anak di Batanghari Meningkat

68 views
banner 468x60)

Muara Bulian – Kasus kekerasan terhadap anak masih sering terjadi di wilayah Kabupaten Batanghari, terhitung sejak awal Januari hingga pertengahan September 2020, Sinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Batanghari telah menemukan sebanyak 26 kasus kekerasan terhadap anak. Kamis (17/09)

Kasi Perlindungan Khusus Anak DPPKBP3A Kabupaten Batanghari, Dewi Parlina Aryani mengatakan, dari puluhan kasus kekerasan terhadap anak yang ditemukan tersebut, yang paling mendominasi yaitu kasus pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur.

“Kasus yang di temukan tahun ini paling banyak kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. Dan didominasi terjadi di tiga Kecamatan yang ada di Batanghari, yaitu Kecamatan Muara Bulian, Pemayung dan Muara Tembesi,”Terangnya.

Kasus kekerasan terhadap anak di tahun 2020 ini, bisa dikatakan mengalami peningkatan dari Tahun 2019 lalu, dimana pada tahun lalu, kasus kekerasan terhadap anak di temukan sebanyak 19 kasus.

“Dari data kita, kekerasan terhadap anak ini mengalami peningkatan jika di bandingkan tahun 2019. Dan peningkatan kasus ini terjadi di karenakan, banyaknya anak berdiam diri dirumah saja, yang disebabkan adanya pandemi covid-19 ini,”Ungkapnya.

Dirinya menambahkan, menyikapi hal tersebut, sejauh ini pihak DPPKBP3A sudah berupaya melakukan sosialisasi dan edukasi, serta selalu berkoordinasi dengan pihak aktifis untuk menyuarakan bahwa perlindungan anak ini harus dilakukan masyarakat untuk masyarakat sendiri, sehingga bisa melindungi anak-anaknya dari semua jenis kekerasan.(RUD)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)