Kasus Perumahan PNS Sarolangun, Kejati Jambi Bidik Tersangka Baru

banner 468x60)

Kasipenkum : Sprindik Sudah Diterbitkan.

Jambi – Kasus korupsi perumahan Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) Kabupaten Sarolangun yang melibatkan dua nama tersangka yakni Mantan Sekda Sarolangun Hasan Basri Harun dan Ade Lesmana Syuhada yang merupakan rekanan proyek tersebut. Sebelumnya mereka telah divonis oleh Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi ( Tipikor Jambi ).

Adapun kedua tersangka divonis hukuman yang berbeda yakni Hasan Basri Harun dijatuhi pidana penjara 2 tahun penjara denda Rp.50 juta dengan subsider 1 bulan kurungan. Sementara Ade Lesmana Syuhada divonis 7 tahun 6 bulan dengan denda Rp.200 juta, subsider 6 bulan kurungan.

Untuk diketahui atas perkara tersebut negara dirugikan Rp.24 Miliar. Dari perencanaan pembangunan perumahan PNS sebanyak 600 unit pada tahun 2013, namun yang terbangun hanya 60 unit.

Saat dikonfirmasi oleh awak media dilapangan Kasipenkum Kejati Jambi Dedy Susanto mengatakan saat ini tim penyidik Kejati Jambi telah mengeluarkan Surat Perintah Penyidik ( sprindik ).” atas putusan tersebut Jaksa hari ini rencananya akan mengajukan banding terhadap Hasan Basri Harun dan Ade Lesmana,” sebut Dedy Susanto

Dedy juga menyampaikan atas perkara tersebut Surat Perintah Penyidik ( Sprindik ) sudah diterbitkan,” sudah diterbitkan sprindik baru, dan sedang melakukan pemanggilan dan pemeriksaan saksi – saksi yang terkait,” ujarnya.

Lanjut Dedy mengatakan untuk sementara ini kasus perumahan PNS Sarolangun menyeret dua nama tersangka.

Laporan Wartawan Provinsi Jambi (syah)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)