Kata Icol, Bila Riano Terbukti Bersalah Terancam di PAW

1100 views
banner 468x60)

 

KUALA TUNGKAL- Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Faizal Riza ST MM, menegaskan bahwa, Riano Jaya Wardhana, Anggota DPRD yang dilaporkan terkait dugaan penistaan agama melalui Sosial Media, bisa di out dari DPRD alias di PAW (Pergantian Antar Waktu). Hal ini jika yang bersangkutan terbukti secara sah melakukan penistaan agama.

“Yang bersangkutan bisa di PAW, kalau terbukti secara sah sesuai hukum yang berlaku,”tegas Faizal Riza.

Dikatakan Ketua DPD Partai Gerindra Tanjab Barat ini, dirinya akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. “Saya dan kawan-kawan di DPRD akan tetap mengawal kasus ini,”tambahnya.

Untuk itu, Icol sapaan akrabnya, meminta dukungan masyarakat agar kasus ini tetap berjalan sebagai mana mestinya. “Kami minta dukungan dari masyarakat. Bukan lantaran teman sesama anggota DPRD kita tutup mata,”tambahnya.

Sebelumnya, diberitakan Riano Jaya Wardana anggota DPRD Tanjab Barat, dari Partai NasDem diduga menistakan agama Islam lewat unggahan kalimat penghinaan di akun Facebook pribadinya hingga membuat masyarakat Kabupaten Tanjab resah. “Saya Pribadi Muak dengan orang Islam seiman, tapi tidak punya rasa seolah-olah paling benar dengan menunggangi agama pakai almaidah dan tidak memaafkan orang lain seolah2 penjahat kelas iblis…alasan agama nomor satu tapi nurani mati”. Dalam postingan kalimat ini kemarin malam, diduga dibuat sendiri oleh Riano yang masih aktif duduk dikursi DPRD Tanjab Barat, banyak para Nitizen yang sebagaian besar dari kalangan masyarakat Tanjab Barat, mengecam tulisan yang berbau sara itu.

Atas status facebook tulisan Riano ini, sudah masuk ratusan komentar hujatan kepada dirinya. Ada yang mengancam melaporkan kepihak hukum, bahkan ada pula balasan komentar dengan mengancam membunuh. Bahkan sejumlah elemen masyarakat langsung melaporkan hal tersebut ke Mapolres Tanjab Barat. (eko)

Hukum Terbukti Bersalah, Riano Terancam di PAW

KUALA TUNGKAL- Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Faizal Riza ST MM, menegaskan bahwa, Riano Jaya Wardhana, Anggota DPRD yang dilaporkan terkait dugaan penistaan agama melalui Sosial Media, bisa di out dari DPRD alias di PAW (Pergantian Antar Waktu). Hal ini jika yang bersangkutan terbukti secara sah melakukan penistaan agama.

“Yang bersangkutan bisa di PAW, kalau terbukti secara sah sesuai hukum yang berlaku,”tegas Faizal Riza.

Dikatakan Ketua DPD Partai Gerindra Tanjab Barat ini, dirinya akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. “Saya dan kawan-kawan di DPRD akan tetap mengawal kasus ini,”tambahnya.

Untuk itu, Icol sapaan akrabnya, meminta dukungan masyarakat agar kasus ini tetap berjalan sebagai mana mestinya. “Kami minta dukungan dari masyarakat. Bukan lantaran teman sesama anggota DPRD kita tutup mata,”tambahnya.

Sebelumnya, diberitakan Riano Jaya Wardana anggota DPRD Tanjab Barat, dari Partai NasDem diduga menistakan agama Islam lewat unggahan kalimat penghinaan di akun Facebook pribadinya hingga membuat masyarakat Kabupaten Tanjab resah. “Saya Pribadi Muak dengan orang Islam seiman, tapi tidak punya rasa seolah-olah paling benar dengan menunggangi agama pakai almaidah dan tidak memaafkan orang lain seolah2 penjahat kelas iblis…alasan agama nomor satu tapi nurani mati”. Dalam postingan kalimat ini kemarin malam, diduga dibuat sendiri oleh Riano yang masih aktif duduk dikursi DPRD Tanjab Barat, banyak para Nitizen yang sebagaian besar dari kalangan masyarakat Tanjab Barat, mengecam tulisan yang berbau sara itu.

Atas status facebook tulisan Riano ini, sudah masuk ratusan komentar hujatan kepada dirinya. Ada yang mengancam melaporkan kepihak hukum, bahkan ada pula balasan komentar dengan mengancam membunuh. Bahkan sejumlah elemen masyarakat langsung melaporkan hal tersebut ke Mapolres Tanjab Barat. (eko)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)