Keamanan Tanjabtim Semua Elemen Bertanggungjawab

banner 468x60)

Pemkab Tanjabtim Fasilitasi Rakor FKUB

MUARASABAK, RJC – Badan Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tanjung Jabung Timur ( Tanjabtim) menggelar Rapat Koordinasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dihadiri Bupati Romi Hariyanto, Wakapolres Tanjabtim Kompol Ali Sadikin, Pabungdim Mayor Indra Wijaya, pengurus FKUB Tanjabtim,  para tokoh lintas agama, camat dan kades serta Lurah se_Kabupaten Tanjabtim digelar di Aula Rumah Dinas Kabupaten Tanjabtim, pada Senin siang (14/5).

Abdul Rasid berkata Rapat koordinasi atau Pembinaan Forum Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tanjabtim  dengan “oftimalisasi peran dan fungsi FKUB menjaga  harmonisasi kebangsaan guna mendukung suksesnya pelaksanaan pilkada serentak tahun 2018 dan pemilu tahun 2019″

Acara ini juga ucap Rasid menyamakan visi, misi dan persepsi dalam upaya peningkatan dan program kerja FKUB dalam rangka terwujudnya kerukunan umat beragama di Kabupaten Tanjabtim serta tercapainya Tanjabtim merakyat 2016-2021, untuk membangun dan menjalin kemitraan dan hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dan FKUB guna menciptakan dan menyamakan persepsi dalam rangka toleransi dan kerukunan umat umat beragama.

Tujuan meningkatkan peran dan fungsi FKUB di daerah dalam menjaga harmoni kebangsaan dalam kerangka kesatuan Republik Indonesia dan meningkatkan pemahaman,saling pengertian semua pihak dalam pendirian rumah ibadah sesuai peraturan bersama menteri agama dan menteri dalam negeri nomor 9 dan 8 tahun 2006 tentang pedoman pelaksanaan tugas kepala daerah/wakil kepala daerah dalam memelihara kerukunan umat beragama dan pendirian rumah ibadah, Ungkap Abdul Rasid.

Bupati Romi Hariyanto, secara pribadi meminta kepada warganya Tanjabtim untuk senantiasa menjunjung tinggi rasa toleransi.”Di FKUB inikan ada pemuda-pemuda hindu, ada Pemuda Kristiani, mari kita sama-sama kita saling menjaga toleransi, Apalagi jelang bulan puasa kalau berkenan bisa bekerjasama membantu pengamanan pada saat shalat taraweh di mesjid. Begitupun kalau hari minggu, pemuda-pemuda muslim bisa membantu membantu mengamankan digereja,” harap Bupati.

Selain itu, Bupati Romi juga mengecam keras tindakan Terorisme yang terjadi di Surabaya. Dia berharap kejadian demikian tidak terjadi di Kabupaten Tanjabtim.”Bagaimanapun ketentraman Masyrakat Tanjabtim tidak hanya tanggung Jawab TNI dan Polisi. Kita semua bertanggung Jabwab menjaga ketentraman itu,” sebut Bupati Romi.

Tak lupa Romi juga mengucapkan selamat menyambut bulan suci Ramdhan kepada umat Islam.

Sementara Wakapolres Tanjabtim Kompol Ali Sadikin, menghimbau kepada seluruh warga Tanjabtim untuk tetap tenang dan tetap beraktifitas sebagaimana biasanya pasca kejadian Bom bunuh diri di Surabaya.”Jangan kita ini di bawa hanya terpokus membicarakan masalah terorisme, semua media membahas soal terorisme. kita laksanakan tugas kita seperti biasa. Kita serahkan saja permasalahan ini kepada aparat-aparat yang berkompeten dibidang itu,” tukasnya.Kompol Ali Sadikin.

Selain itu, Ali Sadikin juga meminta masyarakat untuk memberikan dukungan moril kepada anggota Polri dalam menangani masalah tersebut, pelaku teror itu tidak hanya terjadi di lapangan, melainkan juga di media sosial, mereka memainkan peran di Media Sosial.”Dengan demikian kita jangan gampang menerima informasi dan pernyataan-pernyataan di Medsos,” pungkas Ali Sadikin. (4N5)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)