Kemarau Belum Berdampak Terhadap Kematian Ikan di Keramba Jaring Apung, Ini Kata Kepala DKP

banner 468x60)

Jambi – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi Temawisman menyebutkan kemarau saat ini belum berdampak pada petani keramba jaring apung, khususnya ikan Nila yang berada disepanjang aliran sungai Batanghari.

” Saat ini, Keramba jaring apung disungai batanghari banyak yang kosong, dalam arti bukan kosong ikannya tetapi masih dalam benih, belum untuk konsumsi dan belum untuk dipanen,” katanya kepada awak media, Sabtu (3/8/19).

Dirinya menyebutkan, hal tersebut terjadi dikarenakan para petani ikan keramba jaring apung bekejaran panen saat idul fitri beberapa waktu lalu.

” Kalau untuk kemarau belum berpengaruh betul terhadap kematian Nila, yang pasti dari dulu dan saat ini kapasitas airnya dalam kondisi keruh dan pekat,” katanya.

Lanjutnya, untuk memenuhi kebutuhan ikan nila di Jambi, pihak DKP mendatangkan ikan nila dari Provinsi Tetangga. “Ini khusus untuk ikan Nila, kalau untuk ikan lainnya sepertinya tidak ada masalah seperti patin,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang petani ikan kerambah jaring apung di pematang jering menyebutkan, kematian ikan sangat drastis, bahkan lebih dari 50 persen. “Kito masukin bibit ikan nila satu Keramba ini sekitar 6.000 bibit, paling kencang panen itu hanya 2.000 ikan,” tutupnya. (*/Syah)

Comments

comments

banner 468x60)

Ini Kata Kepala DKP Kemarau Belum Berdampak Terhadap Kematian Ikan di Keramba Jaring Apung

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)