Kesaksian Syahbandar Beberkan Permintaan Uang Ketok dan Jatah Proyek Pimpinan Dewan

banner 468x60)

Jambi – Dalam sidang ke tiga kasus “uang ketok” APBD Jambi, kali ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK memanggil Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Syahbandar dan Yanti Maria dari Fraksi Garindra untuk menjadi saksi tersangka Erwan Malik, di pengadilan Tipikor Jambi, Senin (26/02/2018).

Dalam kesaksiannya Syahbandar menyatakan bahwa dirinya membenarkan telah mengikuti beberapa kali pertemuan dengan Pimpinan dewan lainnya seperti yang diungkapkan Jaksa.

Pertemuan antar pimpinan dewan yang dihadiri mantan Sekda Erwan Malik ini, dikatakan Syahbandar, pimpinan dewan meminta kepada Erwan agar menyediakan sejumlah proyek untuk mereka.“Erwan menyatakan dak berani menyatakan ada atau tidak “Proyek,-red) karna masih status Plt,” kata Syahbandar kepada Jaksa dalam persidangan.

Dalam pertemuan ini, kata Syahbandar turut dihadiri Pimpinan DPRD Jambi Cornelis Buston, Zoerman Manaf, Chumaidi dan sejumlah ketua fraksi lainnya.“Setelah itu ada pertemuan satu kali lagi, pimpinan DPRD ada keempatnya, ada beberapa pimpinan fraksi, saya masih ingat, ada Zainul Arfan, pak El Helwi,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan, dirinya mendengar perihal adanya permintaan uang tepat waktu pengesahan APBD dari Dewan kepada pihak Eksekutif.“Saya mendengar ada permintaan uang tepat waktu pengesahan APBD (saat rapat pimpinan,-red). Yang saya dengar percis itu saudara El Helwi, selebihnya ada bicara tapi saya tidak tau percis. Disana di sebut uang, yg saya ingat pak ada yang minta 50 ada yg seratus. Yang percis itu saya dengar saudara El Helwi,” sebutnya.

“Saya ingat , Cornelis Buston menanyakan ada atau tidak proyek untuk kami,” tegasnya dalam BAP saat diperiksa di Gedung KPK Jakarta.

Laporan Wartawan Provinsi Jambi (Syah).

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)