Ketua dan Anggota DPRD Kota Jambi Jalani Tes Urine

banner 468x60)

IMG_2801rakyatjambi.co, KOTA JAMBI – Guna mewujudkan aparatur pemerintahan yang sehat dan bersih dari pengaruh narkoba. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jambi, Senin 20 Juni 2016, melakukan tes urine kepada seluruh anggota DPRD, termasuk unsur pimpinan DPRD. Tes urine yang dilakukan oleh badan narkotika nasional (BNN) kota jambi hasilnya baru akan diketahui dua hari setelah kegiatan tersebut dilakukan.
Kepala BNN kota jambi, AKBP.Tri Setyadi, mengatakan bahwa tidak ada pengaruhnya tes urine dilakukan di bulan Ramadan. Dan masyarakat dapat mengetahui hasil dari tes urine para anggota DPRD Kota Jambi tersebut setelah dua hari dilakukan pengecekan.“tidak ada pengaruhnya mau bulan puasa atau tidak, kalau positif ya tetap positif,” ujarnya.
Sementara Ketua DPRD Kota Jambi, Muhammad Nasir, mengatakan bahwa tes urine ini baru sempat dilakukan karena sempat tertunda beberapa kali akibat jadwal anggota dewan yang padat.“akhirnya bertepatan dengan bulan Ramadan ini baru kita lakukan, mudah-mudahan hasilnya negative,” ujarnya.
Nasir berharap, dengan adanya tes urine ini, berharap agar hasilnya semua anggota dewan negative. Sehingga dapat membawa dampak positif bagi semua pihak.“mungkin momen ini adalah momen bersejarah, dimana kita harus mawasdiri dari diri kita, lingkungan dan masyarakat. Dan semoga kita dapat menyamakan persepsi bahwa narkoba itu adalah musuh bersama,” tambahnya.
Dalam tes urine yang dilakukan di gedung DPRD Kota Jambi itu, Nasir sebagai Ketua DPRD Kota jambi belum menerima laporan anggota yang tidak hadir dan sakit. Namun ia memastikan bahwa meskipun ada yang tidak hadir dalam tes urine ini pihaknya akan menjadwalkan tes urine ulang bagi anggota dewan yang tidak hadir. Jika ada anggota dewan yang terbukti positif menggunakan, maka pihaknya akan mencrikan solusi dan dilakukan pembinaan.
Anggota dewan dari fraksi Demokrat, Fuad Safari mengatakan, tes urine yang dilakukan memang sudah lama ditunggu. Hal ini guna membuktikan bahwa jangan sampai ada persepsi yang salah di masyarakat terkait anggota dewan. Momen ini juga sebagai ajang pembuktian bahwa anggota dewan bersih dari narkoba.“kami support tes urine ini. Hal ini guna untuk menunjukan kita memiliki jiwa yang bersih, bebas dari hal-hal obatan-obatan, dan hal-hal yang tidak di inginkan,”ujarnya.
Sementara itu, kasi rahabilitasi BNN Kota Jambi, Daniel menjelaskan, tes urine ini tidak dilakukan secara mendadak karena menyesuaikan jadwal kegiatan dewan. Menurutnya, tes urine yang dilakukan ini dapat mendeteksi penggunaan narkoba jenis sabu, ekstasi, ganja, dan lain sebagainya. “akurasinya satu bulan penggunaan masih terdeteksi,”katanya.(yop/adv)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)