KI Prov Jambi galakkan Focus Group Discussion

banner 468x60)
Ketua KI Prov Jambi Muhammad Rinaldi

Ketua KI Prov Jambi Muhammad Rinaldi

Komisioner KI Prov Jambi dan Narsum FGD

Komisioner KI Prov Jambi dan Narsum FGD

Para peserta diskusi

Perwakilan peserta menyampaikan pendapat

Perwakilan peserta menyampaikan pendapat

suasana FGD

suasana FGD


KOTA JAMBI–Untuk mematangkan kinerja komisioner Komisi Informasi Provinsi Jambi masa mendatang, lembaga independent yang dimaksud kembali membuat terobosan baru, seperti yang dilakukan di aula Bapeda Provinsi Jambi Jumat (18/12) dengan mengadakan Focus Group Discussion.
Focus Group Discussion dengan tema “Refleksi 5 tahun implementasi keterbukaan informasi” yang melibatkan peserta para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, ormas dan awak media se-Provinsi Jambi ini, dimaksudkan untuk menjaring saran, masukkan serta kritikan sebagai acuan terutama bagi komisioner KI dalam menjalankan tugas dan Fungsi penyelesaian sengketa informasi.
Selain menjelaskan hak untuk memperoleh informasi yang menjadi hak azazi setiap manusia dan ke butuhan setiap warga negara untuk megembangkan diri dan lingkungan sosial sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang dasar 1945 pasal 28F, juga dipaparkan bahwasanya keterbukaan informasi juga merupakan sarana bagi publik untuk mengawasi kinerja penyelenggara negara dalam menjalankan tugasnya melayani masyarakat sebagaimana telah dituangkan dalam tujuan Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) diantaranya adalah menjamin hak warga negara untuk mengetahui rencana pembuat kebijakan publik, program kerja, proses pengambilan keputusan publik serta alasan pengambilan keputusan publik.
Keberlangsungan Fokus Group Discussion yang dihadiri Ketua beserta anggota KI Provinsi Jambi Muhammad Rinaldi, wakil ketua Zainudin anggota Hendri Kampay, Noverman, Suherman, Sekretais Ki Sabriyanto serta narasumber DoktorHartati, Ediat usnadi (DPD IPKI), Saudi Arsad (JCW) Muhammad Rinaldi KI, Moderator Bahren Nurdin (IAIN) berjalan sesuai dengan harapan para bahkan tidak sedikit peserta mengaku sangat mengapresiasi keberadaan KI. “Duduk bersama seperti ini sangat penting sehingga kami (komisioner Ki-red) tidak salah dalam menyelesaikan sengketa informasi,” ungkap Muhammad Rinaldi ketua KI Provinsi Jambi dalam diskusi.
Menginggat keberadaan KI di Jambi sendiri baru seumur jagung kata Rinaldi, kegiatan serupa akan terus mereka galakkan dengan harapan KI benar-benar berjalan sesuai dengan yang diamanatkan Undang-Undang. “Kami tidak bisa bekerja sendiri dukungan semua lapisan masyarakat sangat kami harapkan,” harapnya. (Yop/ad ).

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)