Konflik Lahan Parkir Teluk Wang Sakti Kelar

banner 468x60)

Bupati Merangin H Al Haris saat memimpin rapat penyelesaian kistruh pungutan parkir Objek Wisata Teluk Wang Sakti di Bappeda Merangin

images(4)

“Bupati Merangin Tentukan Jatah Bagi Hasil”

rakyatjambi.co, MERANGIN – Bupati Merangin Al Haris Selasa 2 Juli 2016 berhasil meredam kisruh pungutan parkir yang terjadi antar pemilik lahan di Objek Wisata Teluk Wang Sakti, dengan memutuskan kebijakan strategis.

Penyelesaian masalah tersebut dilaksanakan dalam rapat yang berlangsung di Bappeda Merangin, Bupati mengambil kebijakan pembagian hasil pungutan parkir murni untuk para pemilik lahan di sekitar Kawasan Objek Wisata Teluk Wang Sakti.

Pembagian hasil parkir itu ditetapkan sebesar 40 persen untuk pemilik lahan masuk ke kawasan Teluk Wang Sakti, 40 persen lagi untuk pemilik lahan tempat kendaraan diparkirkan dan 20 persen sisanya untuk kas desa setempat.‎‘’Keputusan ini harus dipatuhi oleh para pemilik lahan di kawasan Objek Wisata Teluk Wang Sakti. Saya minta masyarakat yang berdomisili di kawasan Geopark Merangin, termasuk di Teluk Wang Sakti, harus rukun dan damai,’’ pinta Bupati.

Disinggung soal nominal tarif retribusi masuk ke kawasan Teluk Wang Sakti, dijelaskan bupati sesuai dengan peraturan daerah pengunjung dibebankan sebesar Rp 5.000,- perorang sedangkan untuk parkir kendaraan roda dua Rp 3.000,- dan kendaraan roda empat Rp 5 ribu. ‘’Jadi sekarang ini, pengunjung cukup mengeluarkan dana Rp. 8.000,- untuk yang membawa sepeda motor dan Rp 10 ribu untuk kendaraan roda empat dengan uang sebesar itu pengunjung bisa menikmati wisata sepuas mungkin ,’’terang Bupati.

Dengan rendahnya biaya masuk ke Objek Wisata Teluk Wang Sakti sekarang ini, diharapkan bupati pengunjung kawasan Geopark Merangin tersebut, akan kembali ramai. Beberapa waktu lalu pengunjung sempat sepi karena banyaknya pungutan.’’Pada dasarnya kita mengembangkan objek wisata adalah untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat dan mengenalkan daerah kita dan program pemerintah ini patut dipahami oleh segenap lapisan maayarakat,’’ pungkasnya.(anto)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)