Massa AP2S Desak Kejati Usut Tuntas Kasus Perumahan PNS Sarolangun

banner 468x60)

Jambi – Puluhan massa yang mengatasnamakan dirinya Aliansi Pemuda Peduli Sarolangun (AP2S), Selasa (15/8/2017) mendatangi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Jambi. Pemuda-pemuda tersebut mendatangi Kejati dengan maksud menyampaikan tuntutan mereka terkait permasalahan perumahan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Sarolangun yang dinilai lamban.

Berdasarkan rilis dari AP2S yang dipimpin oleh Sadam sebagai koordinator lapangan, setelah mendengar dan mencermati putusan hakim tindak pidana korupsi pada saat membacakan putusan vonis Ade Lesmana dalam kasus Perumahan PNS Kabupaten Sarolangun. Ade Lesmana sebagai pihak swasta (Developer) divonis karena telah menggunakan dan menggadaikan tanah milik aset daerah Kabupaten Sarolangun.

Pihak pengembang Ade Lesmana telah divonis 7,6 tahun penjara dengan uang pengganti RP 20 miliar. Sebagai pihak swasta developer pengembangan perumahan PNS Kabupaten Sarolangun tidak mungkin Ade Lesmana menggadaikan tanah aset milik pemerintah Kabupaten Sarolangun kepada Bank Muamalat tanpa sepengetahuan pihak Pemda atau pejabat teras Kabupaten Sarolangun dalam hal ini Bupati dan Sekda.

AP2S sangat menduga kuat keterlibatan pejabat teras Kabupaten Sarolangun yang memberikan izin untuk menggadaikan tanah aset milik pemerintah Kabupaten Sarolangun untuk pinjaman kredit Bank Muamalat yang melakukan pengembangan pada tahun 2013. Penggadaian aset daerah telah melanggar undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang pengelolaan keuangan negara.”Kami minta persoalan ini diselesaikan secepat mungkin jangan sampai berlarut-larut masyarakat menjadi resah kami pun pemuda sedih melihat kondisi Sarolangun,” ujar Sadam.

Selanjutnya Sadam mengatakan sampai saat ini belum melihat adanya bukti kong kalikong dari Pemda Sarolangun. Namun dirinya hanya menyayangkan kasus tersebut lama tidak terselesaikan. Sadam mengatakan akan kembali turun ke jalan dengan massa yang lebih banyak untuk meninjau proses hukum selanjutnya.”Insyaallah senin depan kami akan hadir lagi dengan massa yang lebih besar untuk meninjau kembali proses hukum dari kejati,” kata Sadam.

Sementara itu, Kasipenkum Kejati Jambi Dedy Susanto mengatakan kasus tersebut sedang bergulir dan dirinya menyebutkan akan segera mengumumkan tersangka jika telah ditetapkan.”Kasusnya sedang bergulir, kami sedang mendalami kasus ini, selanjutnya jika cukup barang bukti kita akan tetapkan tersangka dan akan kita umumkan,” ujar Dedy Susanto.

Laporan Wartawan Provinsi Jambi (Syah)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)