Memilukan, Bangunan SD Negeri Seperti Kandang Kambing

banner 468x60)

photomirror_201683145158934

—Laporan Wartawan Rakyatjambi.co, Ekowijaya—

rakyatjambi.co,TANJAB BARAT- Dari kejauhan, sebuah gubuk panggung tampak berdiri dengan beratapkan Seng berkarat, berdinding Daun nipah yang di anyam, dan beralaskan papan. Sekilas, gubuk tersebut terlihat seperti kandang. Namun, bukanlah demikian kenyataannya. Itu adalah penampakan dari bangunan Kelas Sekolah Dasar Negeri (SDN) no. 34 kelurahan Bram Itam kiri, Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat,Provinsi Jambi.

Bagunan SD Negeri 34 Kelurahan Bram Itam Kiri ini dibangun dari secara swadaya pada tahun 2014 . Hingga kini, setelah 2 tahun berselang, bangunan itu tak banyak berubah. Fasilitas di dalamnya hanya tersedia seadanya, bahkan boleh dibilang tak menunjang proses belajar-mengajar. Ketika hujan mengguyur sekolah, guru dan siswa kerepotan karna atap seng yang sudah bolong membuat air masuk kedalam kelas, kegiatan belajar-mengajar pun dihentikan “libur”.‬

‪Kondisi demikian tak menyurutkan semangat siswa-siswi SDN 34 untuk tetap menuntut ilmu. Di ruangan kelas, suara tentang angka pelajaran Matimateka yang dieja para pelajar pun masih terdengar dengan lantangnya. Sayangnya, semangat siswa-siswi SDN 34 tak diiringi dengan fasilitas yang memadai.‬“Kami kepinginlah bang sekolah kami ini bagus ndak kaya gini, supaya kami bisa belajar lebih rajin lagi dan bersemangat,” ungkap siska, siswi kelas III SDN 34 Kecamatan Bram Itam Kepada rakyatjambi.co, Rabu (03/08/16).

Sejumlah pengajar pun masih tulus meluangkan waktunya untuk mendidik para calon cendekiawan
bangsa tersebut. Namun, tugas mulia yang diembannya tak sebanding dengan apa yang diperoleh.‬

‪Salah Seorang Guru SD Negeri 34 Kelurahan Bram Itam Kiri Dahanan (59) mengatakan, hingga hari ini belum ada perhatian dari pemerintah kabupaten terhadap sekolah ditempat ia mengajar tersebut.” Belum ada, proposal kami sudah masuk (Kedinas Pendidikan Tanjab Barat) cuman belum berjalan nampaknya. Kedepannya kalau bisa kami minta gedung baru sebab tanah hibahnya sudah ada,”ujar Dahanan.

Dikatakannya, Selama ini pihak terkait dari dinas pendidikan Kabupaten tanjung jabung barat belum ada yang datang ke SDN 34 kecuali dari Pihak Pengawas.“Yang jelas kalau hujan lebat kita suruh pulang lah siswa kita,”katanya.

Untuk diketahui, Selain bangunan kelas yang terlihat Seperti kandang, para guru di SDN 34 juga tak memperoleh gaji seperti guru lainnya. Penghargaan atas jerih payah mereka diambil dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Itu pun tak dapat dikatakan layak, mlainkan hanya sedikit.‬

‪Usia kemerdekaan Indonesia sudah hampir mendekati angka 71 tahun. Namun, angka 71 ini tidak berarti segala sesuatunya selesai. Di angka 71, masih banyak pekerjaan rumah yang mesti dirampungkan pemerintah Kabupaten Tanjab Barat, terlebih lagi untuk dunia pendidikan. Pasalnya Tak sedikit para pelajar mengalami keterbatasan dalam menuntut ilmu.‬

‪Akan menjadi apa seorang anak kelak, hal tersebut tentu bergantung pada tekad dan usahanya. Namun, bukankah tunas mesti dirawat supaya kuat agar bisa menjulang tinggi dan membanggakan negeri Indonesia tercinta ini.

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)