Menyangkut Nama Baik Kelembagaan, BK Panggil Sumardi

banner 468x60)

Terkait Dugaan Sumardi Kumpul Kebo di Mes Merangin Bersama Istri Simpanan.

MERANGIN – Pasca keributan anggota DPRD Merangin Sumardi, dengan istrinya Susi Marlina dan beserta anaknya bernama Sari di Mess Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merangin, pada Selasa malam (4/7) lalu, membuat Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merangin tidak tinggal diam.

Pasalnya Dewan menilai, permasalahan tersebut sudah menyangkut nama baik lembaga DPRD Merangin. Bukan itu saja, bahkan terkait laporan dugaan penganiayaan terhadap Sari yang dilakukan oleh Sumardi juga menjadi perhatian khusus oleh BK.

Menanggapi hal tersebut, sekitar pukuk 14.00 Wib, padavKamis (6/7) kemarin, pihak BK DPRD Merangin menggelar rapat internal. Dalam rapat tersebut, tanpak hadir anggota DPRD Merangin dari Partai PDI Perjuangan Sumardi, Ketua BK As’ari Elwakas, rapat digelar dalam rangka menemukan titik permasalahan dari kejadian Selasa malam di Mess DPRD Merangin.“Ya, kita sudah melakukan rapat internal di ruangan BK, saat ini kita (BK, red) tidak bisa menyimpulkan keributan pada selasa malam di Mess DPRD Merangin tanpa mendapatkan penjelasan dari anggota kita atau pun saksi-saksi yang ada pada saat kejadian,” ujar pria yang akrab disapa Apuk ini.“ Dalam rapat tertutup ini, saudara Sumardi memang kita undang untuk memberikan penjelasan serta klarifikasi tentang kejadian tersebut. Karna, keributan terjadi dalam areal Gedung DPRD Merangin dan membawa nama lembaga DPRD Merangin. Ini yang mau kita klarifikasi pada saudara Sumardi. Alhamdulillah, beliau berkanan untuk hadir,” tambahnya.

Ketika ditanya soal dugaan perselingkuhan atau tindakan asusila yang dilakukan oleh Sumardi dilingkungan Gedung DPRD Merangin?. Apuk sepertinya belum berani memberikan tanggapan dan kesimpulan dalam permaslahan tersebut.“ Kita baru mendapatkan keterangan dari saudara Sumardi, setelah ini nanti, rapat akan kami lanjutkan dengan mengundang saksi-saksi yang hadir pada saat kejadian. Setahu kami, Sumardi dan wanita yang diduga selingkuhannya atas nama Sakdiah itu sudah menikah secara resmi sejak dua tahun yang lalu. Untuk kesimpulan lebih jauhnya, nanti kita tunggu setelah mendapatkan keterangan dari saksi-saksi pada rapat selanjutnya,” tandasnya. (Anto)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)