Merry Ketum KJC Terima Tantangan Kemendikbud RI Kelola Dana Rp 1 Miliar

124 views
banner 468x60)
JAMBI — Merry Marwati. TM, Ketua umum Komunitas Jambi Cerdas dan Komunitas Kartini Jambi Cerdas (KJC-KKJC), memimpin rapat khusus tahunan, Jumat siang 29 Januari 2021.
Rapat yang digelar di Posyandu Melati 6, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Jambi Selatan, Thehok, Kota Jambi,  yang turut dihadiri
Sektum, Bendum Arneti, Wanhat Amsyarnedi, serta dedengkot  pengurus komunitasnya ini pertama membahas terobosan program besar yang ditawarkan oleh pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik indonesia (Kemendikbud RI) kepada Ketum Merry Marwati baru-baru ini. ” Selain bersilaturahmi, rapat tahunan ini sangat penting dilaksanakan menyusul adanya tawaran dari sahabat saya di Kemendikbud RI untuk KJC dan KKJC lewat program Program Organisasi Penggerak (POP), ini peluang selain dari pihak Pemrov dan Pemkot kita bisa berkolaborasi dengan pemerintah pusat, ” tutur Merry.
Merasa tertantang ditegaskan Merry, lewat Rapat dia menawarkan kepada seluruh anggota KJC dan KKJC untuk memanfaatkan peluang tersebut, dengan catatan team work yang nanti dibentuk benar-benar kerja keras karena ketika dana dikuncurkan ada pertangungjawaban oleh komunitas. “Sebelum rapat saya terus berpikir siang dan malam untuk mengindahkan tawaran teman dari Kemendikbud, tapi setelah dipikir-pikir peluang ini harus kita ambil, coba kita rubah cara pikir kita jangan melulu menoton yasinan, arisan terus selfi-selfi, kita harus bergerak maju mengelola program kementerian lewat program pendidikan yang bisa dikelola komunitas, yayasan dan organisasi lainnya, ” tegasnya.
 
Jika ada keseriusan dikatakan juragan rumah kost, Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi aktif ini optimis, setidaknya program POP Kemendikbud kategori Kijang dengan dana bantuan Rp 1 miliar pertahun bisa mengalir ke KJC dan KKJC. “Kita pengurus banyak orang hebat kita bisa cari lahan kita bisa buat yayasan KJC untuk menjalankan program POP ini, nanti kita mantapkan lagi, ” terang Merry.
Usai menyepakati tawaran Kemendikbud melalui program POP, rapat KJC dan KKJC dilanjutkan dengan mengevaluasi kegiatan yang berjalan ditahun 2020 lalu, merotasi pengurus tak aktif, termasuk soal transparansi pengelolaan anggaran komunitas. “Kedepan kita juga akan membuka sentra kuliner yang dikelola KJC dan KKJC yang dikolaborasikan dengan pemerintah provinsi dan Pemkot Jambi, ” sambung Merry.
Dikutip dari berbagai media online nasional, Kemendikbud RI telah merilis program POP dengan ketegori Gajah, Macan dan Kijang.
GAJAH sebagai lambang Program dengan bukti peningkatan hasil belajar siswa dan peningkatan motivasi, pengetahuan atau praktek pembelajaran guru atau kepala sekolah. Dalam kategori ini organisasi bisa mendapat bantuan untuk menjalankan proyek rintisan di lebih dari 100 sekolah atau PAUD. Besar bantuan yang akan diberikan maksimal Rp. 20 miliar per tahun.
MACAN sebagai lambang Program dengan bukti peningkatan motivasi, pengetahuan atau praktek pembelajaran guru atau kepala sekolah. Dalam kategori ini organisasi bisa mendapat bantuan untuk menjalankan proyek rintisan di 21 s.d. 100 sekolah atau PAUD. Besar bantuan yang akan diberikan maksimal Rp. 5 miliar per tahun.
KIJANG sebagai lambang program dengan bukti pengalaman merancang dan mengimplementasikan program bidang pendidikan. Dalam kategori ini organisasi bisa mendapat bantuan untuk menjalankan proyek rintisan di 5 s.d. 20 sekolah atau PAUD. Besar bantuan yang akan diberikan maksimal Rp. 1 miliar per tahun. (opi)

Comments

comments

banner 468x60)
Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)